Panduan Aman Mencegah Kehamilan

   Panduan Aman Mencegah Kehamilan

Naviri.Org - Setelah dikaruniai seorang atau beberapa orang anak, ada kalanya pasangan suami istri ingin mulai mencegah atau menghentikan kehamilan. Bagi yang sudah dikaruniai beberapa anak, mungkin karena beralasan jumlah anak sudah cukup. Sedang bagi yang baru memiliki seorang anak, mungkin alasannya karena ingin berkonsentrasi membesarkannya terlebih dulu, dan belum ingin repot membesarkan dua anak kecil sekaligus.

Di luar alasan di atas, tentu saja ada alasan-alasan lain yang membuat pasangan suami istri ingin mencegah kehamilan, semisal karena memang belum siap memiliki anak, dan lain-lain. Lalu bagaimana cara yang aman dalam upaya ini?

Cara yang paling aman tentu saja tidak melakukan hubungan seksual, karena hubungan itulah yang menyebabkan kehamilan. Namun, karena cara tersebut bisa dibilang sulit atau tidak mungkin, ada kalanya pasangan yang ingin mencegah kehamilan melakukan langkah yang keliru, sehingga timbul dampak yang negatif.

Cara mencegah kehamilan yang sembarangan dapat menyebabkan masalah pada kondisi rahim, semisal mengalami kekeringan, sehingga malah tidak bisa memiliki anak selamanya. Karenanya, sebisa mungkin gunakan cara yang aman dalam hal ini. Untuk hal tersebut, tip berikut bisa diperhatikan.

Gunakan alat kontrasepsi

Sebagaimana namanya, alat kontrasepsi dibuat untuk mencegah terjadinya kehamilan. Di antara banyak macamnya, pil KB dan kondom adalah yang paling populer dan banyak digunakan.

Apabila Anda ingin menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, sebaiknya pilihlah yang benar-benar aman dan tidak menimbulkan efek samping. Biasanya, masing-masing orang memiliki “selera” tersendiri dalam hal pemilihan dan penggunaan alat kontrasepsi. Artinya, suatu alat kontrasepsi yang cocok digunakan kawan Anda belum tentu cocok pula untuk Anda.

Ketahui kapan waktu subur

Kehamilan terjadi, karena adanya pertemuan sel sperma dengan sel telur, dan hal itu terjadi pada waktu subur si wanita. Artinya, apabila pasangan suami istri berhubungan seksual pada masa subur si istri, maka hubungan tersebut kemungkinan besar dapat mendatangkan kehamilan. Namun, sebaliknya, apabila hubungan tersebut dilakukan di luar masa subur, maka kemungkinan besar tidak terjadi kehamilan.

Apabila Anda ingin mencegah kehamilan dengan cara yang alami, maka Anda bisa menghindari melakukan hubungan pada waktu subur. Namun, untuk hal tersebut, diperlukan informasi yang pasti mengenai kapan masa subur Anda, karena setiap wanita berbeda-beda masa suburnya.

Lakukan coitus interuptus

Coitus interuptus adalah pengeluaran sperma di luar vagina istri. Karena terjadinya kehamilan disebabkan pertemuan sperma dengan sel telur, maka upaya mengeluarkan sperma di luar vagina dapat dianggap sebagai upaya mencegah bertemunya sel sperma dengan sel telur.

Meski upaya ini logis dan aman dalam hal pencegahan kehamilan, namun cara ini sesungguhnya tidak seratus persen terjamin keberhasilannya. Artinya, meski cara ini telah dilakukan, tidak menutup kemungkinan ada sel sperma yang sudah telanjur masuk ke vagina, dan itu artinya tidak menutup kemungkinan pula terjadinya kehamilan.

Related

Pregnancy 1449427334730657931

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item