Mengenal Martin Cooper, Sang Pencipta Ponsel

Mengenal Martin Cooper, Sang Pencipta Ponsel

Naviri.Org - Dunia saat ini telah mengenal bahkan akrab dengan ponsel atau telepon seluler, yaitu pesawat telepon yang memungkinkan untuk menerima dan melakukan pemanggilan dari tempat mana pun, dan ke tujuan mana pun. Tetapi, mungkin, tidak setiap orang di dunia tahu siapa sebenarnya pencipta ponsel.

Pencipta ponsel, sebagaimana yang kini kita kenal, adalah Martin Cooper.

Dalam wawancara dengan jurnalis CNN, Martin Cooper mengenang saat-saat awal bagaimana ia berupaya menciptakan ponsel yang dapat digunakan orang di mana pun, tanpa terikat kabel atau keribetan lainnya.

Ia mengatakan, “Tidak ada integrated circuits (IC) ukuran besar, tidak ada komputer, tidak ada closed-circuit television (CCTV), tidak ada layar LCD. Saya tidak bisa mengatakan semua yang belum tersedia di tahun 1973. Tapi, kita telah membangun telepon bertahun-tahun dan beberapa tahun (membangun) telepon di mobil, dan kita (Motorola) menyatakan bahwa inilah saatnya untuk komunikasi (mobile) personal, karena pada dasarnya tiap orang bergerak.”

Kalimat itu merupakan bagian motivasinya untuk menciptakan sebuah ponsel “sesungguhnya”. Di awal 1970-an, saat Cooper belum mengeluarkan inovasinya, dunia memang belum mengenal ponsel seperti saat ini. 

Martin Cooper lahir pada 26 Desember 1928 di Chicago, Illinois, AS. Anak dari Arthur dan Mary Cooper. Ia menggenggam gelar sarjana teknik elektrik pada 1950 dari Illinois Institute of Technology. Kemudian, Cooper memperoleh gelar master di bidang yang sama dan dari institusi yang sama pada 1957.

Di masa antara lulus sarjana dan kuliah sebagai mahasiswa pascasarjana, Cooper pernah menjadi tentara pada Angkatan Laut, AS. Cooper ditugaskan pada Perang Korea yang terjadi 1950 hingga 1953. Ia bekerja pada kapal selam angkatan militer tersebut.

Selepas menghabiskan masa tugasnya sebagai tentara, Cooper kemudian bergabung pada Teletype Corporation. Bekerja pada unit yang menciptakan komunikasi remote. Kemudian, Cooper pindah bekerja pada Motorola. Di masa awal bersama Motorola, Cooper bekerja di divisi yang menciptakan radio komunikasi polisi.

Menurut Cooper, semenjak kecil ia memang sering membayangkan bagian per bagian suatu perangkat. Dan menciptakan suatu perangkat ialah impian kecilnya. Bersama Motorola, memori masa kecil itu kemudian mewujud nyata.

Motorola DynaTAC (Dynamic Adaptive Total Area Coverage), ponsel berukuran 9 inci dengan berat 2,5 pounds, yang mampu digunakan untuk menelepon selama 35 menit dalam sekali pengisian baterai, yang menghabiskan waktu 10 jam.

DynaTAC dibuat Cooper beserta timnya dalam waktu 3 bulan. Waktu yang terhitung singkat, mengingat Cooper memerlukan ribuan bagian untuk membangun ponsel tersebut. Sebuah percobaan sambungan telepon pertama di jalanan New York pada 3 April 1973 menjadi catatan penting bagi dunia teknologi komunikasi. Pada sambungan pertama itu, Cooper menghubungi Joel S. Engel, karyawan AT&T, yang menurut penuturan Cooper pada The Verge di 2012 silam memiliki posisi yang mirip dengannya di Motorola.

“Joel, saya menghubungimu dari telepon selular, telepon seluler sungguhan, yang digenggam, portabel, telepon selular sebenarnya,” kata Cooper menirukan panggilan telepon seluler bersejarah tersebut.

“Asumsi saya (Joel S. Engel) menggigil. Ia (menerima panggilan itu) dengan baik dan kemudian menutup panggilan. Ketika saya tanya (Joel S. Engel) tentang peristiwa itu, ia bilang bahwa ia tak mengingat peristiwa tersebut,” kata Cooper yang menerangkan lebih lanjut panggilan bersejarah itu.

Kini, hampir 45 tahun berlalu semenjak Cooper dan Motorola mempublikasikan revolusi di bidang telekomunikasi itu, penduduk dunia telah akrab dengan ponsel.

Diperkirakan ada 7,19 miliar ponsel di seluruh dunia. Hampir mirip dengan angka total populasi manusia dunia. Selain soal jumlah, ponsel juga telah mengalami evolusi dari semenjak Cooper memperkenalkannya. Perubahan terutama terkait lahirnya konsep “pintar” atau smartphone serta kehadiran aplikasi-aplikasi mobile yang sangat beragam.

“Well, kami tahu bahwa suatu saat setiap orang akan memiliki ponsel, tapi sungguh sangat sulit dibayangkan ini akhirnya terjadi di masa hidup saya [...] Saya memilih Motorola Droid untuk saya gunakan. Saya selalu mencoba ponsel terbaru apapun itu. Saya memiliki iPhone untuk beberapa waktu. Saya berpikir ponsel Android mengejar (iPhone) saat ini, dan versi terbaru ponsel Android sedikit lebih baik, jika menghindari kata sangat baik, daripada iPhone,” ungkap Cooper mengomentari evolusi ponsel yang terus berkembang.

“Kami tak memiliki pemikiran apapun soal sesuatu seperti Facebook dan Twitter, atau konsep (aplikasi) lainnya, tidak terpikirkan,” tambahnya.

Ponsel kini telah berubah jauh dibandingkan apa yang diciptakan Cooper. Segala hal hampir bisa dilakukan ponsel pintar hari ini. Namun, capaian tinggi dari evolusi ponsel hari ini tak bisa melupakan jasa-jasa Cooper dan timnya beberapa dekade lalu. 


Related

Smartphone 4562268940507877286

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item