Starman, Tesla Roadster, dan Kehebohan yang Ditimbulkan

Starman, Tesla Roadster, dan Kehebohan yang Ditimbulkan

Naviri.Org - Dalam beberapa waktu terakhir, Starman dan Tesla Roadster disebut-sebut banyak orang, bahkan telah memicu semacam kehebohan. Orang-orang di berbagai negara, termasuk Indonesia, menyebut-nyebut Starman dan Tesla Roadster. Orang yang paham isu itu mungkin hanya manggut-manggut. Namun, orang yang tidak paham bisa jadi bingung dengan istilah tersebut.

Jadi, apa itu Starman dan Tesla Roadster?

Starman adalah orang yang mengendarai mobil merah (Tesla Roadster) yang menjelajahi antariksa, dan menghebohkan dunia pemberitaan terkait teknologi terkini. Wahana ilmu alam semesta kini ditelusuri oleh manusia dalam rangka pencarian atau penjelajahan alam semesta, guna menemukan hunian baru.

Starman yang mengendarai mobil Tesla Roadster itu, tentu saja bukan manusia. Namun sebuah manekin yang dibuat seperti robot menyerupai astronot. Starman dan mobilnya kini menjelajahi ruang dan waktu, mencari kemungkinan adanya kehidupan baru selain di bumi ini.

Starman dan tesla Roadster yang dibuat dan diluncurkan perusahaan SpaceX, yang dipimpin Elon Musk, kini dalam perjalanan menuju planet Mars. Berikut beberapa hal seputar Starman, Tesla Roadster, dan misi antariksa dari SpaceX.

Live streaming di YouTube

Peluncuran Falcon Heavy, sebagai alat transportasi yang membawa starman dan mobilnya, Tesla Roadster, untuk berkelana di antariksa sudah dilakukan. Kini, mobil yang dilengkapi kamera dari beberapa posisi tersebut melakukan siaran langsung di chanel YouTube. Masyarakat dunia yang terkoneksi dengan jaringan internet bisa menyaksikannya.

Menarik perhatian

Sesuai misi peluncuran starman dan Tesla Roadster dari SpaceX, penamaan dan siaran langsung yang mereka lakukan tentu saja bikin orang ingin tahu. Banyak orang ingin tahu kegiatan yang mereka lakukan, dan hal itu sesuai yang diinginkan Elon Musk sebagai misi awal SpaceX yang dipimpinnya.

Tesla Roadster, merujuk pada buku berjudul The Hitchhiker's Guide to the Galaxy yang terbit pada 1979, yang ditulis oleh Douglas Adams, bercerita tentang pengelana angkasa bernama Arthur Dent. Demikian keterangan Elon Musk dalam beberapa berita.

Tidak semua percaya

Keberhasilan starman mengendarai Tesla Roadster dan melakukan live streaming tak membuat semua orang percaya begitu saja. Barisan orang dari organisasi Bumi Datar, The Flat Earth Society, menyatakan bahwa Starman dan SpaceX adalah pembodohan massal masyarakat dunia.

Teknologi dan pembuktian secara ilmiah sekalipun, tidak serta merta membuat semua orang percaya. Mereka yang percaya punya logika, dan yang tak percaya juga punya alasan guna pembenaran logikanya. Perseteruan pendapat seperti ini juga ramai diperbincangkan.

Harapan yang sama

Terlepas dari pro kontra penganut bumi bulat dan bumi datar, sebetulnya semua punya harapan baru yang sama. Mungkin saja para penganut bumi datar secara diam-diam membenarkan perjalanan starman dan kendaraannya. Namun, guna memacu keseriusan proyek Elon Musk dalam perusahaan SpaceX-nya, mungkin saja penyangkalan mereka adalah pemacu semangat dengan cara berbeda.

Yang jelas, kini harapan untuk menemukan kehidupan baru selain di bumi mulai dinanti. Perjalanan starman dan Tesla Roadster menuju orbit Mars untuk mengamati tanda kehidupan yang mungkin ada sedang dalam proses perjalanan.


Related

Science 8355264625731927503

Recent

item