Setiap Hari, Bocah Ini Melintasi 2 Negara Hanya Untuk Sekolah

Setiap Hari, Bocah Ini Melintasi 2 Negara Hanya Untuk Sekolah

Naviri Magazine - Ketika masih SD dulu, seberapa jauh jarak sekolahmu dengan rumah? Kemungkinan besar tidak terlalu jauh. Biasanya, anak-anak SD akan bersekolah di sekolah yang ada di kompleks sekitar lingkungannya, sehingga banyak dari mereka yang berangkat dan pulang sekolah dengan berjalan kaki. Meski ada pula yang bersekolah di luar kampung, hingga naik sepeda atau diantarkan kakak atau ayah ibunya.

Yang jelas, sejauh-jauhnya sekolah SD, pasti jaraknya masih “wajar”. Pernahkah kita membayangkan ada anak SD yang bersekolah di luar negeri, hingga setiap hari harus melintasi dua negara untuk bersekolah?

Meski mungkin terdengar fantastis, nyatanya ada anak SD yang menjalani kehidupan semacam itu. Bocah itu bernama Nursaka.

Nursaka menempuh pendidikan di daerah perbatasan Indonesia, dan kisah mengenai dirinya menjadi viral di media sosial. Siswa kelas 3 sekolah dasar ini memiliki semangat yang tinggi untuk bersekolah. Bagaimana tidak, setiap hari berangkat ke sekolah, Saka harus melewati perbatasan antar dua negara yang berbeda.

Kisah Nursaka menjadi sorotan publik setelah beredarnya video di akun Twitter @ditjen_imigrasi. Perjuangan Saka pun jadi perbincangan hangat netizen di media sosial.

Seperti apa kisahnya? Yuk, simak yang berikut ini.

Setiap hari bolak-balik dua negara

Saka adalah seorang WNI, hanya saja dia harus tinggal di Tebedu (Malaysia), karena pekerjaan ayahnya di tempat itu. Tetapi dia bersekolah di Sontas, Entikong (Kalimantan Barat).

Setiap hari, untuk bersekolah, dia harus melewati dua negara, yakni Malaysia dan Indonesia.

Masih SD sudah jadi warga negara Indonesia yang taat peraturan

Untuk  dapat bersekolah di Sontas, Saka harus melewati Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berada di Entikong. Tidak hanya itu, dia juga menjadi pelintas resmi yang memegang Pas Lintas Batas (PLB).

Aspresiasi untuk Saka dari netizen

Setelah beredarnya video Saka yang diunggah oleh @ditjen_imigrasi dalam akun Twitter mereka, banyak sekali respons netizen yang mengaspresiasi semangat Saka untuk bersekolah.

Seperti cuitan dari akun @SarjanaSinulin1. "Anak sd yg punya rasa nasionalis yg tinggi..patut kita apresiasi semangat anak kita ini generasi anak bangsa”.

"Kok salute yaaa, aku terharuuu, semangat dek sekolahnya! semangat raih cita2mu. Tuhan memberkati selalu,” cuit akun @dyahayuMM.

Semangat terus ya, Saka!

Baca juga: Di China, Murid-murid Sekolah Dianjurkan Tidur di Kelas

Related

World's Fact 9035924620600553554

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item