Legenda Gempa Bumi Dalam Kepercayaan Masyarakat Minahasa

 Legenda Gempa Bumi Dalam Kepercayaan Masyarakat Minahasa

Naviri Magazine - Ada mitos menarik tentang Gunung Lokon. Mitos ini dikisahkan turun temurun oleh warga sekitar gunung, yakni tentang kehidupan Mangkawalang dan babi piaraannya, yang hidup di dalam gunung. Tapi ada yang bilang itu hanya dongeng semata.

Kisah Mangkawalang, seperti ditulis Aneke Sumarauw Pangkerego dalam buku Cerita Rakyat dari Minahasa, konon Gunung Lokon dihuni oleh seseorang bernama Mangkawalang. Dia hidup berbahagia di gunung itu, karena aman dan sejahtera tanpa gangguan.

Namun, pada suatu hari, dia disuruh pindah oleh seseorang yang merasa berhak tinggal di situ, yakni Pinontoan dan istrinya, Ambilingan. Dengan hati masygul, Mangkawalang memutuskan pindah karena tidak mungkin berdebat dan perang melawan Pinontoan dan Ambilingan.

Di tengah hati yang sedih, Mangkawalang berjalan turun gunung, menerobos pohon-pohon hutan besar. Dia berjalan lurus, sampai akhirnya tiba di bawah gunung, dan melihat ada gua besar. Dia lalu masuk ke dalam gua yang amat dalam itu. Awalnya dia bingung akan berbuat apa di dalam gua, hingga akhirnya Mangkawalang memutuskan mendirikan rumah di dalam perut gunung.

Mangkawalang menancapkan tiang penyangga bumi, agar tanah tidak menindihnya. Bahkan, karena bahagia dan tidak ada yang mengusik lagi, dia akhirnya memelihara babi-babi hutan di dalam gua. Sayangnya, ketika babi-babi itu menggosok-gosokkan badannya ke tiang itu, terjadilah gempa di Gunung Lokon.

Jika babi hutan kecil yang menggosok badannya, yang terjadi hanya gempa bumi kecil. Tapi bila babi hutan besar—disebut Kantong—menggosokkan badan, maka akan menimbulkan gempa besar. Itu berarti si Kantong tidak hanya menggosokkan badan, tapi juga mengorek-ngorek tanah. Akibatnya, gempa besar melanda hingga menyebabkan longsor.

Untuk meredakan gempa, biasanya warga sekitar gunung akan membunyikan tong-tong, buluh, atau apa saja. Mereka juga harus berseru, "Wangko, tambah hebat lagi!" Maksudnya untuk menyindir babi-babi hutan Mangkawalang, supaya berhenti menggosok badan.


Related

Mistery 4891902601978773056

Recent

item