Saran Dokter agar Terhindar dari Impotensi atau Disfungsi Ereksi

Saran Dokter agar Terhindar dari Impotensi atau Disfungsi Ereksi

Naviri Magazine - Tidak ada yang lebih ditakuti pria selain disfungsi ereksi, atau yang biasa disebut impotensi. Yaitu ketidakmampuan penis untuk ereksi secara optimal. Pasalnya, jika penis bermasalah dalam hal ereksi, urusan bercinta dengan pasangan pun akan ikut bermasalah.

Penyakit disfungsi ereksi (DE) atau impoten memang rawan menyerang pria muda hingga lanjut usia. Namun, bukan berarti penyakit ini tak dapat dicegah. Dokter ahli andrologi di RSU Dr Soetomo Surabaya, dr Susanto Suryaatmadja MS, SpAnd, memiliki tips-tips untuk mencegah terjadinya impotensi. Apa saja?

"Kebiasaan nomor satu yang harus kita tanamkan yaitu olahraga setiap hari, membakar 300 kalori atau 1 jam jalan cepat," ujar dr Susanto.

Kedua, dokter yang juga membuka praktek di RS Adi Husada, Surabaya, ini menganjurkan pria untuk mengikuti sunnah nabi. Yakni makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Selain itu, dia juga mengajak masyarakat untuk membayar utang tepat waktu, agar tak menjadi beban pikiran.

Selanjutnya, lebih baik tidur minimal 8 jam dalam sehari, dan hindari begadang. Hindari juga memikirkan hal-hal dengan terlalu berlebihan. Misalnya memikirkan pengaruh dolar naik. "Hati gembira adalah obat, hati susah mengeringkan tulang atau sakit, misalnya dolar naik dolar turun, EGP aja," lanjutnya.

Selain pikiran, ada faktor lain yang menunjang. Misalnya menjaga gaya hidup sehat, seperti tidak merokok dan minum alkohol. Membiasakan mendengarkan musik sesuai selera, bisa membantu meningkatkan hormon oksitosin, endorfin, dan morfin dalam tubuh.

dr Susanto juga menyarankan masyarakat agar rutin mengecek gula darah hingga kolesterol, setiap tiga hingga enam bulan sekali. Hal ini penting, karena impotensi biasanya merupakan gejala awal terkena penyakit diabetes hingga kolesterol.

"Selain itu, jangan minum obat sembarangan. Segala macam diminum jadi satu, jadi racun nanti," ucapnya.

Sementara bagi yang sudah berkeluarga, dr Susanto mengatakan pentingnya melakukan seks satu kali dalam seminggu. Terakhir, dia mengajak para pria untuk mencintai dirinya sendiri. Dia meminta jangan pernah menganggap remeh masalah kesehatan.

"Kita harus narsis dalam tanda kutip. Banyak orang untuk kesehatannya dianggap enteng, tapi untuk baju yang macem-macem harus beli mahal. Giliran periksa darah Rp 200 ribu marah-marah besar," pungkasnya.


Related

Sexology 2957952550061650527
item