Ini 11 Nasihat Terbaik Tentang Karier dari Pengalaman Para Ahli

Ini 11 Nasihat Terbaik Tentang Karier dari Pengalaman Para Ahli

Naviri Magazine - Memiliki karier yang baik tentu dambaan semua orang. Dengan memiliki karier yang baik, bukan hanya penghasilan yang didapat, tapi juga perasaan cinta terhadap karier yang dijalani.

Lebih dari itu, berkarier dan memiliki banyak pengalaman dalam kurun waktu yang lama bukan berarti membuat Anda menutup diri untuk menerima nasihat tentang karier. Karena nasihat dari orang yang lebih berpengalaman biasanya lebih bermanfaat untuk karier Anda ke depannya.

Dilasir Business Insider, career coach di Ama La Vida, Ngoc Nguyen, mengatakan bahwa nasihat karier bisa didapat dari siapapun. Mulai dari keluarga, kolega, manajer, mentor, hingga membaca buku.

"Nasihat tidak selalu tentang apa yang dikatakan pada Anda, tetapi bisa juga dengan aksi yang Anda observasi selama hidup Anda," katanya.

Berikut ini adalah sebelas nasihat seputar karier dari para ahli yang berpengalaman, yang perlu kita dengarkan.

Lakukan sesuatu yang Anda sukai 

Tom Murry, mantan CEO Calvin Klein, menyatakan, “Seseorang berkata pada saya untuk melakukan sesuatu yang saya sukai. Dengan demikian, saya akan menjadi lebih efektif.

“Ketika Anda menyukai orang-orang yang bekerja dengan Anda, waktu akan berlalu begitu saja. Rasanya akan tidak terasa sedang bekerja keras.”

Tidak berhenti belajar

Sarah Stoddard, Senior Spesialis Public Relation Glassdoor, menyatakan, “Apa pun jabatan Anda, apakah Anda baru mencari pekerjaan setelah lulus sarjana, memiliki pengalaman bertahun-tahun, penting untuk tidak berhenti belajar. Jadilah selalu ingin tahu dan mengajukan pertanyaan.

“Banyak orang yang tidak maju hanya karena takut tidak terlihat pintar saat bertanya, atau tidak merasa cukup memenuhi syarat pekerjaan. Bahkan para profesional yang paling sukses pun mengajukan pertanyaan untuk mendapat informasi, yang bisa membantu pekerjaan mereka. Demi membangun kepercayaan diri mereka, dan mendorong mereka untuk lebih maju.”

Jangan takut mencoba hal baru

Brie Reynolds, senior spesialis karier di Flexjobs, menyatakan, “Pelatih karier pernah memberikan nasehat, untuk mengatakan 'iya' pada hal-hal yang menurut Anda sulit untuk dilakukan. Apakah itu melamar ke pekerjaan yang tingkatannya lebih tinggi, mengambil tugas baru dalam pekerjaan, atau mempelajari keterampilan baru yang sulit.

“Salah satu cara untuk memajukan karier Anda adalah mengatakan "iya" pada hal-hal yang sulit. Bisa saja Anda harus menerima suatu tawaran pekerjaan yang menantang. Anda tidak perlu takut untuk mencoba hal-hal yang baru.”

Jadilah orang yang aktif dalam tim  

Erica Keswin, ahli strategi, mantan pelatih eksekutif, dan penulis buku 'Bring Your Human to Work', menyatakan, “Jadilah orang yang suka bekerja dalam tim, tapi pastikan Anda tidak harus menyelesaikan semua tugas tim.

“Anda tetap harus bisa bekerja sama, menghormati kolega, klien, dan Anda sendiri. Di zaman teknologi canggih, kita sering terhubung melalui telepon genggam. Alat komunikasi seperti itu akan mempermudah Anda dalam menjalin hubungan. Dengan demikian, Anda tidak hanya akan maju dalam karier, namun juga dalam kehidupan.”

Keluarlah dari zona nyaman 

Michelle Armer, direktur operasi SDM di CareerBuilder, menyatakan, “Jangan takut mencoba hal baru dengan keluar dari zona nyaman, karena itu kunci untuk tahapan menuju peran Anda berikutnya. Ingat, terkadang perjalanan memang tidak selalu mulus, dan Anda tidak melakukannya dengan sempurna untuk pertama kali. Tetapi itulah proses yang harus dilalui untuk belajar dan tumbuh.”

Jadilah pembelajar seumur hidup 

Blair Decembrele, ahli karier LinkedIn, menyatakan, “Nasihat terbaik yang pernah saya terima adalah menjadi pembelajar seumur hidup. Tidak peduli apapun tingkat karier Anda.

“Diperkirakan, waktu untuk meningkatkan suatu keterampilan sekitar lima tahun. Penelitian di LinkedIn pun menemukan bahwa 89 persen profesional merasa bahwa keterampilan lebih penting daripada jabatan.

“Pelajaran berikutnya memungkinkan para profesional untuk lebih fleksibel dan mudah beradaptasi dalam jalur karier mereka, karena sesuatu yang kita tahu akan sangat dihargai oleh perusahaan.”

Bangunlah kepercayaan orang lain

Ngoc Nguyen, pelatih karier Ama La Vida, menyatakan, “Jangan malu untuk bertanya meski jawaban terburuk yang Anda dengar adalah 'tidak'. Ini adalah 'mantra' hidup saya, dan saya merasa bahwa kata 'tidak' tak selalu terjadi.

“Selain itu, jika Anda mengatakan akan melakukan sesuatu, maka lakukanlah. Menjadi orang yang bisa dipercaya adalah fondasi awal untuk membangun kepercayaan orang lain. Bisnis adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi. Dan tanpa kepercayaan, koneksi tidak akan terjalin.”

Jalinlah koneksi dengan rekan kerja

Karen Wickre, mantan pemimpin redaksi di Google dan Twitter, menyatakan, “Menjalin koneksi tak harus selalu membahas urusan pekerjaan. Anda bisa menjalin koneksi sambil minum kopi bersama, membangun komunikasi untuk berbagi informasi tentang vendor atau perusahaan, bahkan berbagi ide kreatif dan gagasan yang bagus.

“Tidak ada salahnya berkomunikasi dengan rekan di tempat kerja Anda terdahulu. Atau bisa juga menjalin kontak dengan orang yang pernah menolak lamaran Anda. Ini berhubungan dengan memperluas jaringan Anda. Dengan banyak bertukar ide dalam diskusi dengan jaringan yang dimiliki, akan memelihara otak dan menajamkan cara pikir.”

Jangan lakukan sesuatu hanya karena uang

Dany Lavy, pendiri perusahaan media DailyCandy, mengatakan bahwa jangan berpikir tentang uang. Bangunlah platform yang hebat dan buatlah konten terbaik. Dengan demikian, Anda akan menumbuhkan audiens yang mencintai Anda, dan fokus pada mereka. Semakin fokus pada mereka, semakin mereka akan tumbuh. Dan saat itulah uang masuk.

Jessica Zweig, pendiri dan CEO personal branding The SimplyBe.Agency, telah mengikuti saran itu dengan semua yang pernah dibuatnya. Sekarang ia menjalankan agensi branding, dan ia selalu memiliki cerita, platform, cinta, seni, dan audiens dari apa yang ia buat. Nasihat Dany pun benar, uang itu datang.

Bekerja dengan pintar, bukan bekerja keras

Lauren Berger, seorang penulis buku, selalu mengingat nasihat seorang sahabatnya yang sangat sukses. Sahabatnya selalu mengingatkan, orang tak akan peduli seberapa sibuk dirinya.

Berhenti mengeluh tentang beban kerja, duduk, dan pikirkan cara melakukannya secara efisien. Ini tentang bekerja lebih pintar, bukan lebih keras.

Jangan menyerah 

Sara Bliss, penulis buku terlaris dari New York Times, Take the Leap: Chang Your Career, Change Your Life, mengatakan, “Saya memulai karier sebagai asisten redaktur di majalah House Beautiful.

“Pada saat itu, penulis majalah Town & Country, Tony Freund, mengatakan bahwa jika ada editor yang menolak idenya, jangan berkecil hati. Ia menyarankan untuk memperbaikinya kembali, dan mengajukan ide tersebut kepada editor yang sama atau editor lainnya.”

Baca juga: Ini Penyebab Ribuan Sarjana di Indonesia Masih Menganggur

Related

Career 2878410604514254203

Recent

item