Bersyukur, Membantu Pikiran Lapang dan Hati Lebih Bahagia

Bersyukur, Membantu Pikiran Lapang dan Hati Lebih Bahagia

Naviri Magazine - Setiap hari, manusia mengalami dinamika kehidupan. Hidup tak selamanya indah dan menyenangkan. Ketidakpuasaan pada sesuatu kadang menjadi bagian dari kehidupan.

Pernahkah Anda merasa hidup berantakan karena sesuatu yang diharapkan tidak dapat terwujud? Misalnya, gaji dan karir yang tidak mengalami peningkatan, tetangga memiliki mobil baru yang telah lama Anda impikan, dan kritikan atasan terhadap kinerja Anda.

Lalu, apakah Anda membandingkan hidup Anda dengan hidup orang lain, karena merasa hidup mereka lebih baik dari Anda? Jika ya, bahaya yang dapat terjadi adalah Anda dapat terperangkap dalam perasaan tidak bahagia. Rasa iri dapat menyelimuti Anda pada kehidupan orang lain. Akhirnya, semua itu dapat membuat Anda mudah sedih, kecewa, bahkan marah.

Karena itu, Anda harus memiliki kebesaran hati untuk dapat menerima segala kondisi yang ada. Sebenarnya, kebesaran hati bisa tercapai sendiri, caranya dengan menerima segala keterbatasan diri, dan bersyukur terhadap segala hal yang ada di sekitar Anda. Ingat, segala sesuatu yang Anda inginkan belum tentu merupakan hal terbaik buat Anda.

Bersyukurlah setiap hari terhadap apa yang telah berhasil Anda peroleh dari orang lain, maupun atas kerja keras diri sendiri. Mampu bersyukur dalam keadaan apa pun merupakan wujud kebesaran hati dan kekayaan jiwa.

Dengan bersyukur, Anda dapat menikmati hidup tanpa rasa iri yang berlebih terhadap kehidupan orang lain. Anda akan mecintai diri Anda sendiri, menerima segala kekurangan dan kelebihan pada diri Anda.

Selain itu, Anda pun lebih terbuka dalam menerima segala pujian serta kritikan dari orang lain. Bersyukur dapat membuat hati lapang dan memberi kebahagiaan.

Related

Psychology 1149079624216978776

Recent

item