Saat Usia Makin Dewasa, Pria Makin Kehilangan Teman Dekat

Saat Usia Makin Dewasa, Pria Makin Kehilangan Teman Dekat

Naviri Magazine - Pria konon lebih suka melakukan apa-apa seorang diri. Memiliki ambisi pribadi besar di kantor, mencari pasangan seorang diri di Tinder, menamatkan Fallout 4 sendirian di kamar, atau sekadar makan makanan instant seorang diri di kos-kosan. Seiring kita bertambah usia dan kehidupan mulai melempar banyak tantangan, banyak lelaki mulai menyadari mungkin ada alasan banyak serigala bekerja berkelompok.

Biarpun banyak dari kita tergolong sosial di zaman sekolah dan kuliah, ketika tekanan dari dunia kerja mulai mengetuk pintu, banyak wajah akrab yang semakin terasa jauh, membuat kita sadar betapa sendiriannya kita di dunia ini.

Sebuah polling YouGov yang dijalankan oleh Movember Foundation menemukan bahwa 12 persen lelaki di atas umur 18 tahun tidak memiliki satu pun teman akrab yang bisa menjadi tempat curhat masalah kehidupan yang serius. Ini berarti sekitar 2.5 juta lelaki di Inggris.

Lebih dari 25 persen lelaki mengaku ngobrol dengan teman kurang dari sekali dalam sebulan, dan 9 persen mengatakan tidak ingat kapan terakhir kali mengontak teman mereka.

Ini bisa menjadi masalah serius di masa depan. Penelitian yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan bahwa tidak memiliki banyak sahabat akrab dapat mempengaruhi kesehatan lelaki dalam jangka panjang, dan berisiko mengakibatkan depresi, kecemasan, dan bahkan bunuh diri.

Sarah Coghlan, kepala Movember UK, mengatakan: "Banyak lelaki yang kami wawancari tidak menyadari betapa dangkalnya hubungan pertemanan mereka, sampai mereka akhirnya menghadapi tantangan hidup yang berat, seperti kehilangan seseorang, isu dengan pacar/partner, menjadi seorang ayah, atau dipecat dari pekerjaan—di saat-saat seperti inilah teman baik sangat dibutuhkan."

Related

Male 3426353663043537821
item