Di Masa Depan, Ban Mobil Tidak Perlu Diisi Angin dan Tidak Bocor

Di Masa Depan, Ban Mobil Tidak Perlu Diisi Angin dan Tidak Bocor

Naviri Magazine - Masih ingat dengan konsep ban Michelin Tweel? Ya, sebuah inovasi ban unik yang yang tidak lagi memerlukan tekanan udara dari Michelin.

Jadi bentuknya tetap lingkaran, hanya saja dindingnya berupa karet pipih yang tersusun sedemikian rupa, sehingga bisa menopang beban hingga 1,2 ton. Kemudian layaknya ban lain, ban ini dipasangkan pada velg khusus.

Michelin mengenalkannya pada pertengahan tahun 2017 lalu. Setelah dua tahun berselang, produk tersebut akhirnya dilirik pabrikan Chevrolet untuk dijadikan ban pada mobil listriknya, Bolt.

Dari keterangan tertulis dari laman resminya yang diterbitkan 4 Juni 2019, Michelin dan GM (General Motor)—induk Chevrolet—mengumumkan kerja samanya untuk mengembangkan ban tersebut, yang dinamakan Uptis.

Uptis rencananya akan jadi ban standar beberapa mobil penumpang keluaran GM pada tahun 2024 mendatang, diawali model Chevrolet Bolt.

"Uptis menunjukkan bahwa visi Michelin untuk masa depan mobilitas berkelanjutan merupakan impian yang bisa direalisasikan. Melalui mitra strategis seperti GM, kami dapat meraih masa depan hari ini," kata CEO Michelin Group, Florent Menegaux.

Karena tanpa udara atau airless, penggunaan Uptis dapat mengurangi risiko ban kempis, atau pecah sewaktu di tengah perjalanan.

Keunggulan Uptis yang diungkap Michelin sebagai berikut:

Pengemudi bisa lebih merasakan keamanan dan keselamatan di jalan.

Menguntungkan bagi operator armada fleet, karena lebih efisiens dan minim perawatan.

Ramah lingkungan, karena bahan baku karet yang digunakan tidak lebih banyak dari ban konvensional

"Uptis sangat ideal untuk mendorong industri otomotif ke masa depan, dan merupakan contoh yang bagus tentang bagaimana pelanggan kami dapat manfaat ketika berkolaborasi dan berinovasi dengan mitra pemasok kami," jelas Senior Vice President Global Purchasing and Supply Chain General Motors, Steve Kiefer.

Michelin Uptis dikenalkan dengan konsep dapat dicetak secara tiga dimensi. Bukan cuma itu, karena teknik produksinya beda, ban bisa dicetak ulang apabila kembangannya mulai aus.

Tentunya, dengan ban Uptis, mobil-mobil di masa depan tidak perlu lagi menggendong ban cadangan, ataupun menggunakan ban jenis run flat tire (RFT).

Related

Technology 5721066463436395446

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item