Kisah Nyata 5 Anak yang Dibesarkan Hewan-hewan Liar

Kisah Nyata 5 Anak yang Dibesarkan Hewan-hewan Liar

Naviri Magazine - Ada film terkenal tentang Tarzan yang hidup di hutan dan diasuh oleh hewan-hewan. Ketika tumbuh besar, Tarzan lebih akrab dengan kawanan binatang daripada dengan manusia. Namun, adakah kisah serupa yang terjadi di dunia nyata?

Meski mungkin mengejutkan, ternyata hal semacam itu juga ada di dunia nyata. Berikut ini adalah kisah lima anak yang diketahui diasuh oleh hewan-hewan liar.

Dibesarkan seekor kambing

Pada tahun 2012, seorang anak bernama Sasha T ditemukan kekurangan gizi. Baru diketahui bahwa Shasa selama ini disembunyikan selama bertahun-tahun dalam sebuah ruangan bersama seekor kambing.

Ibu Sasha, Marina (40 tahun) dari Rusia, sengaja meninggalkan anak perempuannya dengan seekor hewan. Saat ditemukan, Sasha menolak dekat dengan manusia dan tidak mau tidur di ranjang, sebab selama ini dia terbiasa tidur di lantai bersama kambing.

Dia juga tidak mau belajar bicara, tidak mau makan seperti manusia, dan tidak mau belajar menggunakan toilet. Tentu bukan hal mudah mengajari anak yang lama diasuh oleh hewan.

Dibesarkan kawanan burung

Pada tahun 2008, seorang anak berusia 7 tahun ditemukan menghabiskan seluruh hidupnya dengan burung liar. Dia ditemukan berada dalam apartemen dengan dua kamar tidur kecil, dengan burung-burung liar di sekitarnya.

Ibu anak tersebut mengaku tidak pernah berbicara dengan anaknya, dan memperlakukannya seperti hewan peliharaan. Dalam kondisi memprihatinkan saat ditemukan, si anak tidak bisa berkomunikasi. Dia hanya bisa berkicau dan mengepakkan tangannya, seolah-olah dia punya sayap.

Dibesarkan sekelompok monyet hutan

John Sebunya mengalami trauma hebat saat melihat ibunya dibunuh oleh sang ayah. Karena takut dengan peristiwa mengerikan itu, John memilih kabur dan melarikan diri di dalam hutan. Dia tidak mau kembali pulang karena takut dengan ayahnya. Menurut beberapa laporan, pada tahun 1991 John ditemukan dirawat oleh kelompok monyet hutan jenis vervet.

Saat melihat ada anak manusia yang dibesarkan monyet, warga desa membawa John pulang (walaupun saat itu mereka sedikit memaksa John). Akhirnya, John kembali pada manusia yang mau merawatnya.

Karena terlalu lama diasuh monyet, John kembali diajari bagaimana berbicara dengan bahasa manusia. Siapa sangka, ternyata John memiliki suara merdu dan akhirnya bergabung dalam Pearl of Africa Children’s Choir.

Dibesarkan seekor anjing liar

Pada tahun 2009, terjadi hal yang menggegerkan kota Chita di Siberia. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun bernama Natasha ditemukan merangkak dan minum air dengan menjulurkan lidahnya. Saat diajak berkomunikasi, dia justru menggonggong seperti seekor anjing.

Setelah diselidiki, ternyata anak itu dibesarkan oleh seekor anjing. Polisi menemukan bahwa gadis kecil itu menghabiskan sepanjang hidupnya di sebuah ruangan yang juga ditinggali anjing liar dan kucing.

Saat ditemukan, gadis itu tidak bisa bahasa Rusia (tempat tinggalnya). Dia tak melompat jika didekati manusia, dan bertingkah layaknya hewan.

Dibesarkan Kawanan Serigala

Selama ini, serigala dianggap liar dan berbahaya. Namun pada tahun 2007, petugas rumah sakit menemukan anak laki-laki tinggal bersama kawanan serigala di daerah Rusia Tengah.

Pihak rumah sakit memberi nama anak itu Lyokha. Mereka sempat bingung karena si anak memiliki ciri-ciri serigala, seperti cakar tajam, gigi tajam, dan gaya berjalan yang sama dengan serigala.

Lyokha diidentifikasi sebagai anak berusia 10 tahun, tetapi asal-usulnya tidak diketahui. Lyokha tampaknya tidak betah berada dekat dengan manusia. Belum sampai 24 jam di rumah sakit, dia melarikan diri.

Related

World's Fact 5389812474421176809

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item