Misteri Peradaban dan Makhluk-makhluk di Planet Mars (Bagian 1)

Misteri Peradaban dan Makhluk-makhluk di Planet Mars

Naviri Magazine - Tahun 1959, sebuah pesawat ruang angkasa berbentuk cakram terbang dari Mars, dilaporkan mendarat di hutan belantara di luar Moskow, Uni Soviet, di mana sebuah pertemuan rahasia dengan Perdana Menteri Nikita Kruschev diadakan.

Pertemuan itu membicarakan perkembangan hubungan dengan Bumi, pertukaran pengetahuan, dan mengamankan perdamaian dunia serta antar planet, tetapi pemerintah Soviet menolak persyaratan-persyaratannya.

Laporan ini berasal dari Sgt. Willard Wannall, mantan intelijen Angkatan Darat, yang menyelidiki UFO di Hawaii, ketika masih berdinas tahun 1950-an.

Pada 24 April 1964, sebuah objek logam terbang berbentuk oval mendarat di sebuah pertanian di Newark Valley di negara bagian New York, dan dua alien keluar dari pesawat yang diperkirakan berukuran sepanjang 20 kaki.

Gary Wilcox, seorang petani, sedang mengendarai traktornya, dan ia mendekati objek yang terlihat jelas di hari yang cerah itu. Petani itu menendang objek logam untuk memastikan benda itu asli.

Dua penumpang, bertinggi badan kira-kira 4 kaki, membawa sebuah nampan persegi yang penuh dengan bermacam sayuran yang mereka kumpulkan dari pertaniannya. Wilcox mengatakan bahwa ia menuduh makhluk-makhluk tersebut mencuri tanamannya. Tapi mereka berkata, “Jangan takut, kami pernah berbicara dengan orang sebelumnya.”

Gary Wilcox mengatakan bahwa suaranya sangat aneh. Mereka mengenakan overall yang terlihat seperti logam, putih, tanpa keliman, jahitan, atau kantung. Ia tidak dapat melihat tangan ataupun kaki mereka. Ia tidak dapat melihat bentuk mereka di bawah pakaian ruang angkasa mereka yang panjang, yang diduga melindungi para alien tersebut dari atmosfer Bumi yang mematikan bagi bangsa mereka.

Ketika Wilcox makin penasaran, salah seorang dari mereka berkata, “Kami berasal dari apa yang kalian kenal sebagai planet Mars. Kami hanya dapat datang ke Bumi setiap dua tahun sekali,” dan meninggalkan sebuah pesan bahwa orang-orang Bumi harus menghindar dari ruang angkasa.

Mereka mengatakan sedang mempelajari materi organik di Bumi karena struktur Mars yang berbatu-batu, dan mereka tidak terbang di dekat kota-kota karena menghindari polusi udara. Makhluk-makhluk tersebut mengatakan semua ini kepada Wilcox dengan nada yang monoton. Wilcox bertanya apakah ia bisa pergi dengan mereka, dan mereka menolak.

Wilcox memberi makhluk-makhluk tersebut sekantung pupuk, dan bertukar informasi mengenai hal-hal lain, sebelum mereka memasuki pesawat dan berangkat pergi.

Wilcox diselidiki oleh seorang ahli kejiwaan dan sheriff, yang menyimpulkan bahwa ia normal, orang yang jujur tanpa masalah emosional, dan mereka mengakui bahwa pengalaman UFO-nya adalah benar.

Pada Februari 1972, diplomat PBB, Farida Iskiovet, yang menyelidik UFO dan kontak-kontak awak UFO untuk Ketua Majelis Umum PBB, mengatakan bahwa ia telah dihubungi oleh sebuah pesawat ruang angkasa yang mendarat dari planet Mars.

Kontak yang dilaporkan tersebut terjadi di Gurun Mojave, California, tahun 1971, dan menjadi “berita utama” di surat kabar Republik Arizona. Cerita ini juga menjadi berita utama di San Clemente Sun-Post, dalam sebuah artikel yang ditulis Fred Swegles, yang mewawancarai Presiden Nixon dan stafnya di Gedung Putih.

Farida Iskiovet mengatakan bahwa alien tersebut menawarkan untuk mengangkat seorang duta besar bagi konfederasi antar planet mereka dalam sistem tata surya ini, sebagai pertukaran untuk duta besar alien untuk Majelis Umum PBB, dalam usaha mengadakan hubungan diplomatik dengan Bumi dan planet-planet lain yang dirugikan di zaman dulu karena kekerasan terhadap Bumi.

Tetapi, persyaratan-persyaratan perdamaian ini tidak dapat diterima oleh Dewan Keamanan, dan pertukaran tersebut ditolak dalam sebuah pertemuan rahasia.

Adam Malik, ketua Majelis Umum PBB (President of the United Nations General Assembly) ke-26 di tahun 1971, mendukung perjanjian dan pertukaran ini. Iskiovet dan Malik merasa frustasi karena usaha-usaha PBB menghalang-halangi pertukaran ini, sehingga mereka mencoba membentuk sebuah dewan sipil untuk menangani masalah antara orang-orang Bumi dan Konfederasi Antar Planet dalam sistem tata surya.

Lembaga-lembaga dan pihak militer pemerintah yang mendanai dan mengendalikan PBB tidak menerima desakan alien untuk: memusnahkan semua senjata, mengakhiri semua peperangan, dan menghilangkan semua bahan bakar berpolusi yang merupakan penghasilan terbesar di seluruh dunia.

Percival Lowell meneropong Mars

Para ahli perbintangan yang terkenal di awal abad ke-20, termasuk Percival Lowell yang hebat, mengatakan ada tanda-tanda kehidupan yang cerdas di Mars. Mereka melaporkan daerah besar pepohonan hijau yang mengembang dan menyusut dengan melelehnya puncak-puncak es di Mars.

Tahun 1950-an, guru-guru di sekolah umum di Amerika mengajarkan bahwa suhu di Khatulistiwa Mars kurang lebih 80 derajat. Orang yang bereputasi sebagai penemu radio, Marconi, mempublikasikan data bahwa ia yakin telah menerima sinyal-sinyal radio yang cerdas dari Mars.

Kanal di Mars 

Selama tiga dekade, beberapa astronom di belahan dunia yang berbeda melaporkan telah melihat kilatan dan sinar yang bergerak di permukaan Mars, juga beberapa ledakan besar dan fenomena tidak alami lainnya yang aneh.

Di tahun 1927, pemerintah Amerika meriyelesaikan sebuah desain eksperimen publik untuk mencoba mendeteksi adanya kehidupan cerdas di Mars, dengan mengirim transmisi radio ke planet dan menunggu jawaban.

Sebuah seri pesan berupa titik dan garis, dalam kode Morse, diungkapkan dalam sebuah mesin, yang dilaporkan berasal dari planet Mars, dan menggambar sebuah bentuk wajah manusia di lembar kertas penerima dalam titik dan garis! Gambar ini, dalam kode Morse, telah ditampilkan di Bureau of Standards di Washington D.C.

Di tahun 1975 wahana antariksa Viking yang dikirim ke Mars oleh NASA, mengambil lebih dari 2.000 foto planet Mars, hanya sebagian kecil saja yang ditunjukkan ke publik. Dengan banyaknya foto yang tidak dirilis ke media massa, apakah mereka hendak menyembunyikan sesuatu?

Sebuah foto yang dipublikasikan oleh surat kabar Amerika, sekitar satu dekade yang lalu, menunjukkan sesuatu yang oleh banyak peneliti diyakini sebagai piramida dan bentuk wajah yang besar di permukaan Mars (dikenal dengan “Face of Mars”).

Tampak pula reruntuhan kota purbakala, jalan, bangunan empat persegi panjang, dan dinding-dinding. Pihak yang skeptis mengemukakan bahwa hal itu terjadi karena bayangan-bayangan dari objek alam yang tampak seperti struktur artifisial. Sekalipun begitu, semua foto yang diambil dari berbagai sudut sinar matahari dan kamera tetap menunjukkan objek yang sama, sehingga meruntuhkan teori bayangan.

Lokasi Cydonia dan Face of Mars

Bukti bahwa program ruang angkasa NASA menyembunyikan kebenaran tentang Mars adalah banyaknya kontradiksi yang serius dalam data yang dirilis ke publik.

NASA berkata ke publik bahwa atmosfir Mars kurang dari satu persen dibanding Bumi. Kemudian, bagaimana parasut sebesar 50 kaki mereka di roket yang mereka daratkan di Mars tetap lambat ketika turun? Ilmuwan menghitung, NASA seharusnya membutuhkan parasut yang lebarnya lebih dari 1 mil untuk memperlambat wahana Vikin dalam kondisi atmosfir 1 persen. Parasut ukuran 50 kaki mereka akan membuatnya meluncur seperti batu!

Baca lanjutannya: Misteri Peradaban dan Makhluk-makhluk di Planet Mars (Bagian 2)

Related

Science 6688997997553338567

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item