Inilah 6 Daerah Paling Beracun di Dunia, Salah Satunya di Indonesia

Naviri Magazine - Polusi telah menjadi salah satu bencana dunia yang sampai saat ini belum dapat teratasi. Polusi itu ada di mana-mana, di a...


Naviri Magazine - Polusi telah menjadi salah satu bencana dunia yang sampai saat ini belum dapat teratasi. Polusi itu ada di mana-mana, di air, di udara, dan semua itu berdampak pada kehidupan manusia. 

Polusi datang dari berbagai aktivitas manusia, sampai limbah pabrik-pabrik yang dibuang seenaknya. Hasilnya adalah dunia yang kini makin tidak ramah. Di antara banyak tempat di dunia yang mengandung polusi tinggi hingga beracun, berikut ini adalah 6 daerah yang dianggap paling beracun di dunia.

Citarum River, Indonesia

Dikenal sebagai sungai yang paling terkontaminasi di dunia. Sekitar 5 juta orang hidup di sepanjang sungai ini, dan kebanyakan dari mereka bergantung pada sungai ini untuk kebutuhan sehari-hari.

Chernobyl, Ukraina

Chernobyl adalah kota di utara Ukraina, tempat terjadinya the Chernobyl Disaster tahun 1986, bencana nuklir terburuk dalam sejarah. Tadinya menjadi rumah bagi 14.000 kepala rumah tangga, namun sekarang tidak berpenghuni dan tidak aman, karena masih tingginya kadar radiasi yang tertinggal.

Linfen, China

Linfen merupakan kota yang memiliki polusi udara tertinggi dibanding kota manapun. Bertempat di jantung pertambangan di China, sekaligus tempat berkumpulnya polusi dari berbagai pabrik, udara di kota ini selalu gelap. Ketika Anda menggantung cucian di luar, maka sebelum kering cucian Anda sudah berubah warna menjadi hitam.

Yamuna River, India

Yamuna adalah anak sungai terbesar dari sungai Gangga. Melintasi kota Delhi, diperkirakan 58% dari limbah kota di buang ke sungai ini. Namun jutaan penduduk masih terus bergantung pada sungai yang suram dan kotor ini untuk mencuci, membuang kotoran, dan minum.

La Oroya, Peru

La Oroya adalah kota tambang berselimut jelaga di Pegunungan Andes. 99% dari anak yang tinggal di  sini darahnya sudah diracuni oleh timah. Ini merupakan "kontribusi" dari sebuah perusahaan Amerika yang bergerak dalam bidang pencairan timah, sejak 1922, yang dibangun di sana.

Kabwe, Zambia

Timah dan kadmium "merendam" bukit-bukit di Kabwe, setelah adanya pertambangan selama berabad-abad di sana. Anak-anak di sini memiliki kadar timah antara 5-10 kali kadar yang dibolehkan oleh U.S Environmental Protection Agency. Tanah di sana pun sudah terkontaminasi, sampai apa pun tidak bisa tumbuh.

Related

World's Fact 5790732871518912701

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item