Tips Hemat Energi Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

Naviri Magazine - Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk bisa menghemat penggunaan energi listrik, sehingga beban p...


Naviri Magazine - Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk bisa menghemat penggunaan energi listrik, sehingga beban pembayaran rekening listrik per bulan tidak lagi membengkak. 

Dengan mengatur penggunaan alat-alat rumah tangga yang biasa Anda gunakan sehari-hari, Anda sekeluarga bisa banyak menghemat energi listrik, dan itu sama artinya menghemat pengeluaran bulanan Anda untuk tagihan rekening listrik. Sudah saatnya untuk memulai hidup hemat energi.

Lemari es:
  • Pilihlah lemari es dengan ukuran dan kapasitas yang sesuai kebutuhan.
  • Buka pintu lemari es seperlunya saja, dan pada kondisi tertentu, dijaga agar dapat tertutup rapat.
  • Isilah lemari es secukupnya, dalam arti tidak melebihi kapasitas.
  • Tempatkan lemari es di tempat yang teduh, dan jauhkan dari sumber panas seperti kompor atau sinar matahari.
  • Letakkan lemari es minimal 15 cm dari dinding atau tembok rumah.
  • Jangan memasukkan makanan atau minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
  • Bersihkan kondensor (terletak di belakang lemari es) secara teratur dari debu dan kotoran, agar proses pelepasan panas berjalan dengan baik.
  • Aturlah suhu lemari es sesuai kebutuhan. Tidak terlalu rendah, karena semakin rendah (dingin) semakin banyak pula konsumsi energi listrik yang dibutuhkan.
  • Matikan lemari es bila tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Setrika listrik:
  • Aturlah tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan pakaian yang akan disetrika.
  • Bersihkan bagian bawah setrika dari kerak yang dapat menghambat panas.
  • Matikan setrika segera sesudah selesai menyetrika, atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan yang lain.
  • Biasakan untuk menyetrika pakaian tidak secara sedikit-sedikit, agar tidak terlalu sering menghidupkan setrika listrik.

Televisi dan radio:
  • Matikanlah televisi, radio, tape recorder, serta peralatan audio visual lainnya bila tidak ditonton atau tidak didengarkan.

Pompa air:
  • Gunakan tangki penampung air dan nyalakan pompa air hanya bila air di dalam tangki hampir habis, atau menggunakan sistem kontrol otomatis.
  • Gunakan pelampung pemutus arus otomatis. Alat ini akan memutus arus listrik ke pompa air bila air sudah penuh. Semakin sering pompa air ‘hidup-mati’, maka semakin besar daya listrik yang dipakai.
  • Pilihlah jenis pompa air yang sesuai dengan kebutuhan, dan yang memiliki tingkat efisiensi yang tinggi.

Kipas angin:
  • Bukalah ventilasi atau jendela rumah untuk memperlancar udara ke dalam rumah.
  • Hidupkan kipas angin seperlunya dan matikan bila tidak dibutuhkan.
  • Pilihlah kipas angin yang memiliki alat pengatur waktu (timer) dan aturlah timer sesuai dengan kebutuhan. (Ini sangat bermanfaat ketika Anda menggunakan kipas angin menjelang tidur).
  • Aturlah kecepatan kipas angin sesuai dengan kebutuhan.

Mesin cuci:
  • Pilihlah mesin cuci dengan kapasitas sesuai dengan jumlah cucian setiap hari.
  • Pakailah mesin cuci sesuai dengan kapasitasnya. Bila melebihi kapasitas, dapat menambah beban pemakaian tenaga listrik. 
  • Bila cucian hanya sedikit, usahakan mencuci dengan tangan saja.
  • Alat pengering sebaiknya hanya digunakan pada saat mendung atau hujan. Bila hari cerah, sebaiknya dijemur saja.

Rice cooker:
  • Pilihlah rice cooker dengan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Letakkan rice cooker dalam posisi tegak sehingga alat pemutus aliran listrik bekerja dengan baik.
  • Memasaklah nasi sesuai dengan kapasitas rice cooker.
  • Usahakan untuk menanak nasi mendekati waktu makan.
  • Periksalah selalu alat pemutus aliran listrik otomatisnya. Bila alat ini rusak, maka listrik akan terus mengalir ke elemen pemanas, meskipun nasi telah matang.

Vacuum cleaner:
  • Pilihlah vacuum cleaner yang sesuai dengan kebutuhan dan dengan daya secukupnya.
  • Bersihkan kantong debu segera setelah selesai menggunakan vacuum cleaner.
  • Gunakan vacuum cleaner untuk pekerjaan yang cukup berat. Bila untuk pekerjaan ringan atau kecil, gunakan saja sapu atau alat pembersih lainnya.
  • Matikan segera vacuum cleaner apabila motor menjadi panas atau terjadi perubahan suara motornya. Kemungkinan ada sesuatu yang mengganggu kerja vacuum cleaner.

Lampu penerangan:
  • Gunakanlah lampu yang hemat energi.
  • Gunakan ballast elektronik dan pasang kondensator pada jenis lampu TL atau neon.
  • Hidupkan lampu hanya pada saat diperlukan saja. Matikan bila sudah tak diperlukan lagi.
  • Warna dingin, lantai dan langit-langit yang terang sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi lampu penerangan.
  • Pasanglah lampu penerangan sesuai atau sedekat mungkin dengan obyek yang diterangi.
  • Aturlah perabotan rumah agar tidak menghalangi cahaya lampu penerangan.
  • Bersihkan gelas lampu apabila kotor atau berdebu, agar tidak menghalangi cahaya lampu.

Related

Tips 7816628844915992756

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item