Misteri Surat Albert Pike dan Rancangan Tiga Perang Dunia (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Misteri Surat Albert Pike dan Rancangan Tiga Perang Dunia - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Sementara itu, bangsa lain sekali lagi terpecah atas masalah ini, dan akan saling serang sampai titik kelelahan fisik, moral, spiritual, dan ekonomi secara keseluruhan. Kita perlu melepaskan para nihilis dan atheis, dan kita akan memprovokasi sebuah katalis besar sosial, yang akibatnya akan ditunjukkan dengan jelas kepada semua negara. 

Mereka akan merasakan dampak absolut dari atheisme, asal muasal penderitaan dan kerusuhan berdarah terbesar. Setelah itu, orang-orang akan terpaksa melindungi diri mereka terhadap kelompok minoritas revolusioner dunia, dan akan mulai membinasakan para penghancur peradaban. 

Umat Kristiani yang saat itu menghadapi hilangnya semangat, kepemimpinan, dan timbulnya kekhawatiran terhadap keyakinan mereka, akan kehilangan arah kepada siapa harus percaya, akan mendapatkan cahaya sejati lewat manifestasi universal dari doktrin kita. Sebuah manifestasi yang akan membawa pergerakan ketika Kristiani dan atheisme akan ditaklukkan dan dihilangkan pada saat yang sama.

Realitas masa lalu dan sekarang

Jika kita perhatikan isi surat yang ditulis Albert Pike tersebut, kita melihat bahwa ada kesamaan antara rancangan yang terdapat dalam surat tersebut dengan peristiwa Perang Dunia I maupun Perang Dunia II, seolah dua perang itu memang telah diatur sedemikian rupa, dengan maksud dan tujuan tertentu.

Lalu bagaimana dengan Perang Dunia III? Saat ini memang perang besar ketiga—atau yang mungkin akan disebut Perang Dunia III—belum terjadi. Namun, benih-benih perang, sebagamana yang terlihat dalam surat Albert Pike, mulai terlihat. Kita bisa mengamati beberapa realitas berikut ini:

Sebagaimana yang tertulis dalam surat Albert Pike, Perang Dunia Ketiga dipicu dengan menciptakan kebenciaan antara Zionis dan Islam. Pada beberapa tahun terakhir, pasukan Zionis Israel semakin gencar melakukan invasi dan ekspansi terhadap Palestina, yang membuat umat Islam sangat marah, terutama karena Israel berencana menghancurkan masjid Al Aqsha. 

Israel beralasan, Al Aqsha merupakan reruntuhan kuil Solomon yang merupakan salah satu tempat suci bagi umat Yahudi, dan ingin membangunnya kembali. Hal itu pun memicu aksi anti-Israel dan boikot Israel di berbagai negara Muslim.

Kemudian, semakin banyaknya kaum Nihilis serta Atheis yang mulai terbuka mengakui keyakinan mereka, sebagaimana yang dapat kita saksikan sekarang. (Nihilisme adalah paham yang tidak mendukung keberadaan pencipta, moral sejati, dan etika. Karena itu, kehidupan tidak memiliki arti. Sementara Atheis adalah paham yang tidak meyakini adanya Tuhan.)

Seiring dengan itu, gejolak yang terjadi di Timur Tengah yang mengguncang Tunisia, Mesir, dan Libya, diyakini tidak akan padam bahkan akan semakin meluas sampai negara lain di jazirah Arab dan sekitarnya. Hal itu disebabkan karena rakyat mulai kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah dan menginginkan revolusi.

Jika memang Perang Dunia Ketiga benar-benar akan terjadi—sebagaimana yang disebutkan dalam surat Albert Pike—maka kemungkinan akan menjadi peperangan yang dahsyat, melebihi Perang Dunia Pertama atau pun Kedua. Kita bisa membayangkan perang antara Yahudi dan Islam akan melibatkan hampir seluruh negara di dunia, karena sudah menyangkut masalah agama (hampir sama seperti Perang Salib).

Sementara persenjataan di masa kini telah jauh lebih canggih, sehingga dapat dipastikan Perang Dunia III—jika benar terjadi—akan melibatkan penggunaan senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lain.

Israel tentu didukung sekutu abadinya, yaitu AS, juga tentu akan mendapat dukungan dari negara kuat seperti Inggris, Jerman, Italia, Kanada, Australia, dan Prancis, selain mendapat dukungan dari sebagian golongan negara Arab dan negara di Asia seperti Jepang dan Korea selatan.

Mereka semua akan berhadapan dengan Palestina, negara anggota OKI dan Liga Arab seperti Arab Saudi, Mesir, Yaman, Pakistan, Uni Emirat Arab, Irak, Bahrain, dan dukungan dari negara-negara Afrika seperti Tunisia, Aljazair, Libya, dan lain-lain. Indonesia pun kemungkinan akan bergabung di blok ini jika ikut terjun ke kancah peperangan.

Sementara negara-negara kuat lain, seperti Rusia dan Cina serta negara-negara yang anti AS seperti Iran, Kuba, dan Venezuela, kemungkinan besar tidak secara langsung ikut dalam peperangan, namun akan menunggu untuk masuk ke dalam salah satu blok atau berada pada blok yang baru (netral). 

Bagaimana pun, tentu saja, kita berharap Perang Dunia III tidak terjadi. Karena, jika benar terjadi, dampak kehancurannya akan benar-benar mengubah wajah bumi.

Related

Mistery 4514552713179770902

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item