9 Pekerjaan dengan Gaji Tinggi yang Tidak Perlu Ijazah Sarjana


Naviri Magazine - Pendidikan kerap diutamakan dalam upaya mendapatkan pekerjaan, karena banyak pekerjaan yang memang mempersyaratkan tingkat pendidikan. Biasanya, semakin penting suatu pekerjaan, yang artinya semakin besar gajinya, maka pendidikan yang dipersyaratkan juga semakin tinggi. 

Secara sederhana, kita bisa mengatakan bahwa orang yang memiliki ijazah S1 (sarjana) rata-rata memiliki gaji lebih tinggi dibanding orang yang hanya memiliki ijazah SMA.

Namun, ternyata, tidak pasti seperti itu. Ada pula pekerjaan-pekerjaan tertentu yang tidak mempersyaratkan ijazah S1, namun menjanjikan gaji atau penghasilan yang tinggi, bahkan bisa jadi lebih tinggi dibanding umumnya pekerjaan yang mempersyaratkan ijazah S1. 

Karenanya, kalau kamu kebetulan tidak memiliki ijazah S1, tidak perlu berkecil hati. Berikut ini adalah 9 pekerjaan yang bergaji tinggi, namun bisa dilakukan orang yang tidak punya ijazah S1.

1. Nahkoda

Nahkoda bertugas mengemudikan kapal keluar-masuk pelabuhan, sungai, danau, maupun teluk. Di Indonesia terdapat sekolah atau akademi khusus kelautan jika ingin menjadi nahkoda. 

Sedangkan di Amerika Serikat, seorang nahkoda harus mengantongi U.S. Coast Guard dengan bebagai ketentuan, termasuk kelas, berat kapal, dan rutenya. Gajinya tak beda jauh dengan operator tenaga nuklir, yakni US$83.150 atau sekitar Rp 1,1milyar. 

2. Atlet

Para atlet biasanya sudah tergabung dalam lembaga pelatihan sejak kecil. Tak perlu mengantongi gelar sarjana, mereka bisa memperoleh penghasilan besar. Apalagi jika mereka berhasil mengharumkan nama negara. Berbagai hadiah dan bonus senilai ratusan juta hingga miliaran bisa mereka peroleh.

3. Penulis

Creative writer atau penulis tak menuntut gelar sarjana. Modal ide kreatif serta semangat pantang menyerah memasukkan tulisan ke penerbit, maka akan ada buah manis yang bisa dipetik. 

Penulis akan mendapat penghasilan dari royalti yang diperoleh, baik dari penjualan buku maupun pernak-pernik cerita dari buku mereka. Di kalangan penulis, nama JK Rowling, 'ibu' dari serial Harry Potter, pasti tak asing lagi. Ia diketahui memiliki penghasilan tetap per tahun sebesar US$14juta atau sekitar Rp 195 miliar. 

4. Penata rias

Berawal dari hobi, penata rias alias make up artist bisa menjadi profesi yang menghasilkan. Jasa make up artist selalu diperlukan kala momen-momen istimewa. Apalagi untuk acara tertentu, misal pernikahan, harga yang dipatok berviariasi mulai dari jutaan. 

Mereka juga tak menuntut kepemilikan ijazah. Walaupun kerap ditemukan mereka memegang ijazah pendidikan tinggi, tetapi lebih memilih menggeluti hobi. 

5. Optisi

Mereka yang menggunakan kacamata pasti tak asing dengan staf optik atau asisten dokter mata, yang disebut optisi. Mereka membantu pasien menentukan ukuran kacamata yang tepat. Seorang optisian tidak perlu berkuliah selama empat tahun. Mereka cukup mengambil sekolah di akademi selama tiga tahun. 

6. Pengembang situs

Orang kerap mengandalkan internet kala mencari informasi. Hal inilah yang seolah memaksa banyak kalangan untuk memiliki situs resmi sekaligus pengembangnya, agar konten yang disajikan selalu menarik dan memuaskan rasa ingin tahu pengunjungnya. 

Para pengembang situs atau web developer tak memerlukan ijazah S1. Menurut beberapa sumber, sebuah perusahaan sanggup menggaji hingga Rp20 juta per bulan demi situs perusahaan yang apik.  

7. Sales

Tak bisa dimungkiri segala perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan memerlukan sales atau agen penjualan. Tak perlu jadi sarjana ekonomi, dengan minimal pendidikan sekolah menengah dan modal kemampuan komunikasi baik, maka orang bisa terjun ke dunia sales. 

8. Operator Crane

Pembangunan infrastuktur memerlukan banyak SDM, termasuk mereka yang mengoperasikan crane atau alat berat yang biasa digunakan untuk memindahkan dan mengangkut barang. Pembangunan gedung-gedung tinggi kerap melibatkan lebih dari satu crane. 

Mereka yang berpendidikan setara sekolah menengah atau akademi dapat menjadi operator crane. Di Amerika, operator crane digaji per tahun US$54.560 atau lebih dari Rp700juta. Pekerjaan ini tampaknya bisa jadi pilihan. 

9. Koki atau ahli memasak

Menjadi seorang ahli masak atau ahli membuat kue tak perlu ijazah S1 karena yang dibutuhkan adalah keterampilan. Untuk mendapatkan skill memasak, Anda bisa belajar melalui kursus, belajar dari ibu, atau bahkan belajar dari tutorial memasak gratis secara online. 

Dengan keterampilan memasak, Anda bisa mendapatkan pekerjaan sebagai koki di restoran, atau bahkan menjadi seorang wirausaha kreatif di industri kuliner. Hanya saja, selain keterampilan, kreativitas juga sangat dibutuhkan.

Related

Career 7385040097019267469

Recent

item