4 Vitamin Penangkal Disfungsi Ereksi, Rahasia Mr P Kuat Berdiri


Sulit ereksi atau disfungsi ereksi merupakan kondisi ketika penis tidak mampu ereksi, meskipun terdapat rangsangan seksual. Kondisi yang kerap menghantui sejumlah pria ini bisa dihindari dengan vitamin tertentu.

Disfungsi ereksi bisa mengganggu kesehatan mental seorang pria maupun kehidupan seksual pasangan.

Ereksi terjadi apabila pria terangsang secara seksual. Begitu terangsang, saraf akan mengirim sinyal dari otak ke penis. Namun, ada sejumlah pria yang tidak dapat merasakan rangsangan sehingga tidak mampu ereksi.

Dikutip dari MedicalNewsToday, banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi, sebagai berikut: gangguan hormonal, penyakit kardiovaskular (CVD), kerusakan saraf, yang dapat terjadi karena diabetes, kecemasan atau depresi, danobat-obatan tertentu.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa vitamin tertentu dapat membantu penis agar mudah ereksi. Namun, hal ini mungkin hanya berlaku untuk orang dengan kekurangan vitamin. Berikut di antaranya:

1. Vitamin D

Vitamin D dapat mengurangi peradangan, meningkatkan aliran darah, dan merangsang produksi oksida nitrat yang merupakan bagian penting dari respons ereksi.

Sumber utama vitamin D bagi manusia adalah sinar matahari. Seseorang bisa mendapatkan lebih banyak vitamin D secara teratur dengan berjemur di bawah sinar matahari.

Selain itu, vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan, seperti: Ikan berminyak, seperti salmon atau sarden, jamur portobello, susu tinggi vitamin, sereal tinggi vitamin, kuning telur, dan hati.

2. Vitamin B9

Vitamin B9 atau asam folat juga berperan dalam disfungsi ereksi. Studi menemukan bahwa banyak peserta dengan disfungsi ereksi yang juga memiliki kekurangan asam folat.

Studi lain juga menemukan suplemen asam folat dapat berguna untuk pengobatan disfungsi ereksi. Namun, suplemen itu tidak menyembuhkan disfungsi ereksi sepenuhnya.

Asam folat dapat diperoleh dari makanan berikut, seperti sayuran hijau, seperti bayam, kangkung , kubis brussel, dan brokoli, alpukat, brokoli dan asparagus, telur, buah jeruk dan pisang, kacang polong, lentil, dan kacang-kacangan lainnya.

3. Vitamin B3

Vitamin B3 atau niasin juga dapat meningkatkan fungsi ereksi. Studi menemukan bahwa niasin saja dapat memperbaiki gejala pada orang dengan disfungsi ereksi sedang hingga berat.

Berikut makanan yang kaya akan vitamin B3: Daging, seperti kalkun, ayam, babi, dan sapi; alpukat; kacang kacangan; jamur; dan beras merah.
 
4. Vitamin C

Sebuah tinjauan mengatakan bahwa vitamin C membantu meningkatkan aliran darah dan meningkatkan testosteron, yang keduanya penting untuk fungsi seksual. Namun, tidak ada bukti bahwa suplemen vitamin C dapat memperbaiki disfungsi ereksi secara efektif.

Meski begitu, tak ada salahnya untuk mengonsumsi jumlah vitamin C yang cukup setiap hari.

Makanan yang mengandung vitamin C antara lain: Sayuran hijau, seperti brokoli, kubis brussel, bayam, kubis, dan kembang kol, ubi jalar, peterseli, jambu biji dan buah jeruk, paprika merah dan hijau, tomat.

Related

Sexology 397941566781193821

Recent

item