Studi: Orang yang Lebih Sering Bahagia Akan Lebih Mudah Sukses


Tentu saja kita tidak bisa terus menerus merasa happy sepanjang waktu, 24 jam sehari. Setiap hari kita pasti akan juga menjumpai beragam hal yang acap membuat hati kita marah, sedih, kecewa atau bete. Ini hal yang wajar. Sebab manusia memang bukan alien yang selalu bisa tersenyum bahagia sepanjang waktu.

Namun demikian, ada sebuah angka rasio kebahagiaan optimal yang harus dipenuhi jika kita ingin meraih kinerja puncak, produktivitas yang tinggi, dan akhirnya kesuksesan hidup. Artinya, jika Anda ingin bisa meraih sukses kinerja dalam berbagai dimensi kehidupan, Anda harus bisa memenuhi angka rasio kebahagiaan optimal tersebut.

Angka rasio kebahagian optimal artinya jumlah momen positif atau kejadian yang memunculkan emosi positif (happy, senang, lega, syukur) jauh lebih tinggi jumlahnya dibanding momen negatif atau kejadian yang membuat emosi jadi negatif (sedih, kecewa, marah, bete, galau, dst).

Angka rasio kebahagiaan optimal itu bisa kita ukur secara harian, atau mingguan. Jadi setiap hari atau setiap minggu, jika diukur secara total, jumlah momen positif harus jauh lebih banyak dibanding momen negatif yang kita alami.

Nah, berapa angka rasio kebahagiaan yang paling optimal dan akan membantu diri kita meraih sukses?

Riset ekstensif yang diungkap dalam buku berjudul berjudul POSITIVITY menunjukkan, angka rasio kebahagiaan yang paling ideal atau optimal adalah 3 : 1.

Artinya: dalam periode tertentu (bisa harian atau mingguan), Anda harus bisa menemukan, merasakan, dan mengalami momen yang memunculkan emosi positif sebanyak 3 kali lebih banyak dibanding momen yang menyebabkan emosi negatif.

Misal sejak pagi hari hingga malam sepulang kerja, Anda menemui beragam kejadian yang membangkitkan emosi positif, misal bisa sarapan nasi uduk yang enak, lalu di kantor kerjaan lancar, meeting berlangsung dengan produktif, pulang disambut anak-anak yang ceria, dan lalu makan malam bersama keluarga dalam suasana yang menyenangkan.

Sebaliknya, di hari yang sama mungkin Anda juga menemui aneka kejadian yang memunculkan emosi negatif, misal kena macet di jalan, ada email komplain dari pelanggan yang tidak puas, atau tak sengaja membaca berita viral di medsos yang membangkitkan emosi kemarahan.

Nah, aneka momen tersebut jika ditotal harus lebih banyak momen yang bisa memicu munculnya emosi positif dan kebahagiaan dibanding emosi negatif. Dan rasio idealnya adalah 3 : 1. Artinya, Anda harus selalu berusaha agar tiap hari atau tiap minggu bisa menemukan dan merasakan momen-momen positif 3 kali lebih banyak dibanding momen-momen negatif.

Angka rasio kebahagiaan 3 : 1 itu harus selalu diupayakan, sebab hanya dengan melampaui titik itulah, Anda baru akan bisa meraih kinerja dan produktivitas puncak yang amat penting demi meraih sukses.

Harus diakui, melampaui angka rasio kebahagiaan yang optimal bukan hal yang mudah. Sebab yang acap terjadi, tiap hari Anda malah menjumpai aneka momen yang memunculkan emosi negatif, dengan jumlah yang jauh lebih banyak dibanding yang memicu emosi positif.

Sebaliknya, di hari yang sama mungkin Anda juga menemui aneka kejadian yang memunculkan emosi negatif, misal kena macet di jalan, ada email komplain dari pelanggan yang tidak puas, atau tak sengaja membaca berita viral di medsos yang membangkitkan emosi kemarahan.

Nah, aneka momen tersebut jika ditotal harus lebih banyak momen yang bisa memicu munculnya emosi positif dan kebahagiaan dibanding emosi negatif. Dan rasio idealnya adalah 3 : 1. Artinya, Anda harus selalu berusaha agar tiap hari atau tiap minggu bisa menemukan dan merasakan momen-momen positif 3 kali lebih banyak dibanding momen-momen negatif.

Angka rasio kebahagiaan 3 : 1 itu harus selalu diupayakan, sebab hanya dengan melampaui titik itulah, Anda baru akan bisa meraih kinerja dan produktivitas puncak yang amat penting demi meraih sukses.

Harus diakui, melampaui angka rasio kebahagiaan yang optimal bukan hal yang mudah. Sebab yang acap terjadi, tiap hari Anda malah menjumpai aneka momen yang memunculkan emosi negatif, dengan jumlah yang jauh lebih banyak dibanding yang memicu emosi positif.

Artinya, rasio yang Anda jumpai malah terbalik yakni 1 : 3. Atau dari setiap 1 kejadian membahagiakan, Anda merasakan dan mengalami 3 kejadian yang membuat hati kecewa, sedih, galau atau frustasi.

Dalam kondisi rasio yang terbalik semacam itu, niscaya ketangguhan mental, daya resiliensi yang kuat, ketekunan, dan produktivitas puncak tidak akan pernah bisa digapai. Akhirnya, jalan menuju sukses jadi seperti fatamorgana.

Related

Psychology 9097874365240350772

Recent

item