Mengapa Siswa SMA Lebih Kuat Duduk Berjam-Jam Dibanding Para Pekerja?


Dalam beberapa hari terakhir, warganet di Twitter ramai memperbincangkan topik seputar anak sekolah lebih kuat duduk berlama-lama dibandingkan pekerja kantoran.

Dokter Spesialis Orthopedi Asa Ibrahim mengatakan bahwa hal itu disebabkan oleh lima alasan. Mulai dari fleksibilitas anak dan orang dewasa yang berbeda hingga desain meja kerja yang tidak ergonomi.

Dalam unggahan itu pula, Asa juga memberikan sejumlah masukan kepada para pekerja yang mengeluh nyeri otot akibat duduk berlama-lama. Seperti memperbanyak olahraga hingga berkonsultasi dengan psikolog.

Berikut lima alasan anak sekolah lebih kuat duduk berlama-lama dibandingkan orang dewasa:

1. Fleksibilitas Otot

Asa mengatakan bahwa alasan pertama adalah siswa sekolah memiliki sendi dan otot yang lebih fleksibel dibandingkan orang dewasa. Selain itu, anak sekolah cenderung lebih banyak melakukan aktivitas fisik dibandingkan orang dewasa.

Ia mengatakan bahwa aktivitas fisik dan olahraga rutin baik untuk mempertahankan kekuatan otot dan mencegah nyeri otot dan sendi.

Dalam hal ini, Asa juga menyoroti beban tubuh mempengaruhi durasi duduk seseorang. Maka jangan heran jika, anak sekolah yang tubuhnya lebih kecil dibandingkan orang dewasa bisa tahan duduk lebih lama.

Agar tidak nyeri saat duduk, Asa lantas memberikan dua pilihan kepada para orang dewasa yaitu mengurangi aktivitas atau berat badan. Ia juga menyarankan mereka agar rajin berolahraga atau latihan fisik untuk meningkatkan fleksibilitas sendi.

2. Desain Meja Kursi Ergonomi

Alasan kedua anak sekolah tidak sering mengeluh sakit persendian disebut Asa berkat karakteristik meja dan kursi di sekolah yang dibuat dengan prinsip ergonomi.

Asa mengatakan bahwa meja dan kursi yang didesain dengan prinsip ergonomi dapat menunjang aktivitas duduk dalam waktu lama dan sangat penting untuk mencegah nyeri sendi.

Ia melanjutkan bahwa hal itu tidak banyak dijumpai di area tempat kerja orang-orang dewasa yang memiliki karakteristik tubuh berbeda-beda. Akibatnya, ada orang yang bekerja dengan meja yang terlalu pendek atau terlalu tinggi.

Untuk itu, ia menyarankan agar orang dewasa yang bekerja sambil duduk untuk menggunakan meja dan kursi dengan desain ergonomi.

3. Posisi Duduk

Asa melanjutkan bahwa alasan ketiga anak sekolah tidak gampang nyeri saat duduk berlama-lama adalah posisi duduk mereka. Ia mengatakan bahwa kebiasaan duduk anak sekolahan cenderung lebih baik dibandingkan orang dewasa.

Hal itu ditunjang dengan kebiasaan mereka di sekolah yang wajib menghormati guru di kelas. Sehingga, mereka duduk dalam posisi tegak.

Sedangkan menurutnya, orang dewasa duduk tidak dalam posisi yang benar. Mereka cenderung duduk asal-asalan dan tidak memperhatikan posisi punggung.

4. Waktu Beristirahat

Asa juga mengatakan bahwa jam istirahat penting untuk menghindari nyeri otot akibat terlalu lama bekerja. Ia mengatakan bahwa anak sekolah yang terkesan belajar seharian penuh, tapi mereka tidak melupakan waktu istirahat.

Sementara itu, Asa menyebut bahwa orang dewasa terutama pekerja kantoran sering melupakan waktu istirahat. Padahal, mereka telah duduk selama berjam-jam ataupun berjalan-jalan di sela-sela pekerjaan.

Untuk itu, Asa menyarankan mereka untuk menyediakan waktu beristirahat dan melakukan stretching di antara jam kerja.

5. Faktor Psikologi

Asa mengatakan bahwa alasan terakhir yang membuat anak sekolah lebih kuat duduk berjam-jam dibandingkan orang dewasa adalah perbedaan beban psikologi.

Ia mengatakan bahwa stres yang dirasakan orang dewasa berbeda dengan anak-anak. Untuk itu, ia menyarankan bagi orang dewasa yang mengalami nyeri usai bekerja untuk melakukan konsultasi ke psikolog.

Related

Science 2604572476638098675

Recent

item