Misteri ‘Kapal Hantu’ Indonesia yang Heboh di Myanmar


Naviri Magazine - Kapal hantu adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut kapal di lautan, namun tidak ada orang di dalamnya. Artinya, kapal itu hanya terombang-ambing di atas air, tanpa tujuan jelas, dan tidak jelas pula siapa pemiliknya. Kapal semacam itulah yang bikin heboh nelayan Myanmar—sebuah kapal kosong tanpa identitas, selain hanya sebuah bendera.

Polisi Myanmar menyelidiki kapal kontainer besar itu, setelah para nelayan melihat kapal berbendera Indonesia itu 'kelayapan' secara misterius di dekat perairan sekitar Yangon.

Kapal bernama "Sam Ratulangi PB 1600" itu ditemukan mengambang di sekitar pantai kota, yang menjadi pusat komersial Myanmar.

"Tidak ada pelaut atau muatan barang di kapal itu," kata polisi Yangon.

Kapal itu kandas, dan polisi serta personil angkatan laut naik ke atasnya untuk melakukan pemeriksaan, namun tak menemukan awak atau barang apa pun.

Dalam pernyataan yang diposting di Facebook, polisi Yangon mengatakan kapal itu "terdampar di pantai dan (di tiangnya terdapat) sehelai bendera Indonesia".

Aung Kyaw Linn, sekretaris jenderal Federasi Pelaut Independen Myanmar, mengatakan kapal itu masih dalam keadaan laik jalan, dan bisa dioperasikan untuk berlayar.

Menurut dugaannya, kapal itu masih belum lama ditinggalkan begitu saja oleh para pelautnya. "Pasti ada sebabnya," bahwa kapal itu ditelantarkan begitu saja, katanya.

Menurut situs internet Marine Traffic, situs yang mencatat lalu lintas pergerakan kapal di seluruh dunia, kapal itu dibuat pada tahun 2001, dan panjangnya lebih dari 177 meter.

Lokasi kapal itu terakhir kali tercatat di lepas pantai Taiwan pada tahun 2009. Dan menurut kantor berita AFP, peristiwa ini merupakan yang pertama kalinya sebuah kapal yang ditelantarkan muncul di perairan Myanmar.

Related

International 8277934135692874386

Recent

item