7 Cara agar Tidak Jadi Korban Bullying di Lingkungan Sekolah

7 Cara agar Tidak Jadi Korban Bullying di Lingkungan Sekolah

Bullying adalah tindakan kekerasan atau proses intimidasi yang dilakukan oleh seseorang atau sebuah kelompok terhadap seseorang. Biasanya, aksi bullying terjadi di lingkungan sekolah, pertemanan, keluarga, atau bahkan di tongkrongan. 

Bullying bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Bisa karena kecemburuan sosial, strata sosial, senioritas, atau kalau kebetulan ada yang iseng. Bullying bukan hal baik, untuk pelakunya juga untuk korbannya. Berikut ini adalah saran-saran agar kamu tidak menjadi korban bullying.

1. Jangan Lebay

Biasanya, para pem-bully memilih orang-orang lebay atau terlihat terlalu berlebihan. Terlalu berlebihannya bisa macam-macam, bisa karena terlalu culun, terlalu ganteng, terlalu pintar, atau mungkin terlalu kaya. Agak absurd, sih. Mungkin para pem-bully iri sama orang-orang itu.

Tapi memang segala sesuatu yang berlebihan itu gak bagus. Jadi kalau bisa jangan terlalu berlebihan, lah. 

2. Jadilah Penjilat

Ini sama sekali bukan hal yang menyenangkan. Tapi cara ini cenderung aman kalau kamu mau terhindar dari aksi bullying. Kamu bisa mendekati orang-orang yang suka mem-bully dan sok baik-baik sama mereka.

Biasanya mereka juga jadi baik sama kamu, terus kamu bisa jadi teman mereka. Tapi kalau kamu menjilatnya berlebihan, mungkin jadi di-bully juga. Ingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu gak baik.

3. Berteman dengan Siapa Saja

Jadilah orang yang ramah dan supel. Kalau kamu kelihatan asyik dan ramah, biasanya gak ada yang niat untuk nge-bully kamu. Lagi pula kalo teman kamu banyak, mungkin para pem-bully juga takut ngapa-ngapain kamu.

4. Jadilah Jagoan

Sesungguhnya, inilah cara tidak di-bully yang paling mantap. Kalo kamu kuat, ahli bela diri, dan suka membantu orang lain, kamu bisa jadi seorang jagoan anti-bully yang membela kaum yang lemah. Kamu bisa menantang seorang pem-bully untuk bertarung, satu lawan satu, dan membuktikan bahwa si pem-bully adalah orang paling cemen.

5. Terima Nasib

Ini juga bukan solusi yang mudah dan enak. Tapi kalau kamu sabar, lapang dada, dan memiliki selera humor yang luar biasa, mungkin kamu bisa mencoba untuk pasrah saja dan justru membuat aksi bullying itu jadi sesuatu yang lucu, sehingga malah menghibur orang-orang yang mem-bully. 

Pada awalnya kamu mungkin malah akan jadi favorit para pem-bully, tapi lama kelamaan mereka akan menganggap kamu asyik, terus kamu gak di-bully lagi.

6. Bertindak Secara Hukum

Sesungguhnya aksi bullying adalah hal yang melanggar hukum. Kalau kamu merasa aksi bullying yang dilakukan sudah kelewat batas, merugikan, dan tidak bisa ditolerir lagi, sebaiknya kamu melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib. 

Bisa kepala sekolah, guru, polisi, atau siapalah. Pokoknya laporkan ke orang-orang yang bisa menindak mereka secara hukum. Biar kapok. 

7. Cabut/Pindah

Kalo menurut kamu aksi bullying tersebut tak bisa diselesaikan secara hukum, ada baiknya kamu pindah dari lingkungan tersebut. Ya dipikir-pikir, ngapain juga ada di lingkungan yang masih main bullying? 

Jadi kalau kamu memang merasa lingkungan sama sekali tak mendukungmu, mending kamu pindah saja. Takut dibilang cemen? Tak usah dipikirin. 

Related

Tips 5589628714195694099

Recent

item