Venezuela, Negara yang Terbelit Utang dan Kehabisan Uang

Venezuela, Negara yang Terbelit Utang dan Kehabisan Uang

Naviri Magazine - Setiap orang bisa mengalami masalah keuangan, dan begitu pula setiap negara. Di suatu waktu, kadang kita berutang pada orang lain atau bank, dan menjanjikan akan membayar di waktu lain. Tentu tidak masalah jika kemudian kita benar-benar bisa membayar utang tersebut. 

Masalah mulai terjadi, ketika kita ternyata tidak mampu melunasi utang tadi, sementara bunga utang menjadikan utang kita makin membesar dari waktu ke waktu. Ketika hal itu terjadi, ada kemungkinan kita terancam bangkrut karena terbelit utang sekaligus kehabisan uang. 

Masalah semacam itulah yang saat ini membelit Venezuela, yang sedang mengalami resesi berkepanjangan. Negara di Amerika Selatan itu harus menghadapi krisis ekonomi dengan cadangan devisa yang makin menipis.

Seperti dikutip dari CNN, cadangan devisa (cadev) Venezuela berada di angka US$ 10 miliar atau sekitar Rp 130 triliun. Bandingkan dengan cadev Indonesia yang berada di kisaran US$ 119,9 miliar atau sekitar Rp 1.600 triliun.

Parahnya lagi, cadev Venezuela itu bentuknya bukan uang tunai, melainkan kebanyakan berbentuk emas batangan. Hanya US$ 3 miliar saja yang bisa langsung digunakan untuk membayar semua keperluan ekonominya.

Negara yang pernah dipimpin oleh almarhum Hugo Chaves itu harus mencicil utang US$ 6 miliar (Rp 80 triliun). Pemasukan terbesarnya, yaitu ekspor minyak, sepertinya sudah tidak bisa diandalkan, di tengah rendahnya harga minyak dunia.

Pada akhirnya, risiko Venezuela mendapat predikat gagal bayar semakin besar. Venezuela juga tidak mungkin bisa dapat utang baru untuk memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya, seperti pangan dan obat-obatan.

Situasi ekonomi Venezuela yang sedang sakit ini diperparah dengan maraknya demonstrasi anti pemerintah yang dilakukan hampir setiap hari.

IMF memprediksi, inflasi Venezuela akan meroket hingga 720%, sementara jumlah pengangguran akan melonjak sampai 25%. Ini merupakan tahun panjang Venezuela menjalani masa resesi.  

Related

International 4521935700099878987

Recent

item