Antisipasi Hadapi Kiamat, Orang-orang Siapkan Persediaan Sembako

Antisipasi Hadapi Kiamat, Orang-orang Siapkan Persediaan Sembako

Banyak kontroversi mengenai hari akhir dunia, namun sebagian orang ada yang percaya dengan kebenaran ramalan versi Suku Maya, yang akan terjadi pada 21 Desember 2012 silam.

Salah satu orang yang percaya ramalan itu adalah Dewi. Warga Jogja ini mengaku percaya dengan ramalan dari suku yang berasal dari Amerika Selatan itu. Dia meyakinkan akhir dari dunia akan terjadi pada Desember, namun bukan jatuh pada tanggal 21 Desember, melainkan 23 Desember hingga 26 Desember.

Kepercayaannya pada ramalan ini ia tunjukkan dengan mengumpulkan sembako sebagai persiapan, jika kiamat benar-benar terjadi. Selain dirinya, teman-temannya juga melakukan hal yang sama.

“Kami sudah membeli beras, telur, mie, petromaks, lilin, yang kami persiapkan cukup untuk satu bulan,” ujar Dewi waktu itu.

“Kami juga sudah punya rencana untuk tinggal di ruang bawah tanah,” ujar Dewi yang tidak bersedia menyebut dimana tempat perlindungan itu.

Yang dilakukan Dewi juga diikuti oleh warga Inggris. Mereka percaya zaman kegelapan akan datang, dan dunia akan berjalan tanpa hukum dan ketertiban. Oleh karena itu, sebagian mereka yang percaya rela menghabiskan seluruh hidup mereka dan ribuan poundsterling untuk menghadapi bencana.

Hal ini juga dipercayai oleh seorang penulis fiksi ilmiah, Edward O Toole, yang nekat meninggalkan Inggris dan hidup di Slovakia, karena ia percaya di tempat barunya bisa hidup lebih baik. Segala persiapan menghadapi kiamat sudah ia lakukan, mulai dari memanah hingga belajar menembak, untuk mengantisipasi jika dunia berjalan tanpa hukum. 

Related

International 5972614654971488053

Recent

item