Kisah Gadis Thailand yang Dapat Hidup Selamanya (Bagian 3)

Kisah Gadis Thailand yang Dapat Hidup Selamanya

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Kisah Gadis Thailand yang Dapat Hidup Selamanya - Bagian 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Hasrat hidup abadi—atau bahkan kesempatan untuk hidup kembali—merupakan sesuatu yang universal, jadi tidak heran bahwa proses pembekuan tubuh (cryonics) bertambah populer di luar negeri. 

"Kami banyak menerima permintaan dari negara-negara asing," kata Klima, tapi sayangnya Alcor belum memiliki sumber daya infrastruktur yang cukup untuk memenuhi permintaan-permintaan tersebut.

Biayanya tentu tinggi, biar pun tidak astronomikal. Menjadi anggota akan menjamin pengambil keputusan diberi hak "standby" (dan diberi kartu identitas gawat darurat Alcor). Anggota harus membayar $770 per tahun, dan harus memberikan bukti bahwa pembayaran untuk operasi final sudah dilakukan. 

Operasi cryopreservation membutuhkan biaya $80.000 (untuk operasi "neuro") dan $200.000 (untuk seluruh tubuh), tergantung kehendak pelanggan. Alcor menyarankan calon anggota untuk berlangganan asuransi hidup agar membantu penutupan biaya.

"Pasar kami semakin besar," kata Drake. Dia mengatakan ini disebabkan semakin tingginya perhatian dari media, kebangkitan media sosial dan generasi muda yang cenderung lebih berpikiran terbuka. 

"Generasi muda lebih terbiasa menyaksikan perubahan akibat teknologi. Apapun ide yang anda punya, dijamin 6 bulan kemudian sudah ada applikasinya. Generasi muda melihat apa yang kami lakukan, dan berpikir 'kenapa tidak'?—toh semua hal juga mengalami perubahan. Ini adalah kemajuan yang tidak bisa dihindari."

Sebagai organisasi, Alcor lumayan enggan untuk mempromosikan diri sendiri, kata Drake. "Pemilik saham takut kami akan terlihat seperti 'menjual' keabadian. Tapi nyatanya media sosial akan berjalan, dengan atau tanpa kehadiran kami." Dari medsos banyak pelanggan Alcor muncul.

Bagaimana caranya membangkitkan jasad yang sudah mati? CEO Alcor mengaku juga belum tahu.

Mereka-mereka yang mendengar tentang Alcor lewat internet dan pernah mencoba mencari jasa pemanjangan hidup di Eropa akhirnya membentuk klub, komunitas atau forum internet. Saking berharap ada organisasi cryonics Eropa, salah satu kelompok percaya bahwa sebuah aksi publisitas yang menampilkan grup Siberian Mammoth, yang berjanji mengawetkan rapper Inggris adalah nyata.

Banyak orang tua juga mendaftarkan anak-anaknya, biarpun mereka tidak sakit. "Anggota termuda kami berumur 3 bulan," jelas Klima. "Keluarganya mendaftarkan mereka." 

Prosesnya legal, jelas Drake, apabila orang tua bisa membuktikan perwalian terhadap anak-anak. "Orang tua bisa mengambil keputusan bagi anak-anak ketika mereka masih minor. Tentunya si anak boleh keluar dari perjanjian apabila itu kehendak mereka.”

Matheryn, anggota termuda Alcor, merupakan pasien pertama yang menerima perawatan di Asia. Kemungkinan besar ini tidak akan menjadi yang terakhir.

"Alcor memberikan kesempatan bagi Einz untuk kembali bernapas ketika teknologi yang sesuai sudah tersedia bagi penyakitnya," jelas ayah Matheryn. 

Keluarga mereka mensyukuri bantuan Alcor, tapi juga tidak lantas kelewat optimis. Mereka merupakan keluarga dokter, dan lewat perjuangan anak mereka melawan kanker, mereka menyadari bahwa banyak hal yang harus diperiksa ketika membicarakan pengobatan dan penyembuhan manusia. 

Hidup Matheryn dimungkinkan akibat sains modern semenjak awal, jelas Sahatorn. Dia dilahirkan oleh ibu pengganti karena ibu kandungnya kehilangan uterus ketika melahirkan anak lelakinya.

"Perawatan kanker membutuhkan perubahan," kata Sahatorn. "Metode konvensional tidak bisa menangani Ependymoblastoma dan banyak tipe kanker. Kita membutuhkan lebih banyak penelitian tentang kanker genetik. Tanpa penelitian, tidak akan ada kemajuan." 

Berdasarkan pemikiran inilah, orang tua Matheryn akan terus mempromosikan usaha penelitian kanker anak-anak yang mereka dirikan, dibantu oleh Rama Foundation. Salah satu alasan mereka beralih ke Ancor adalah untuk terus mendorong kemajuan penelitian ini. "Mereka tidak ingin hidup anak perempuan mereka sia-sia," kata Drake. 

"Mereka berharap dengan cara mengawetkan sel jaringan kanker, mereka bisa menemukan rencana perawatan yang lebih baik, dan bahkan mungkin menyembuhkan. Secara global, usaha mereka ini sangat altruistis." 

Keluarga Naovaratpongs tidak akan pernah berhenti melawan penyakit yang diderita anak perempuan mereka. "Kami sempat menggunakan metode perawatan konvensional selama lebih dari 50 tahun," kata Sahatorn. "Rasanya semua itu sia-sia sebelum sekarang."

Tentunya Alcor merupakan simbol harapan. Tidak jelas kapan sains akan berhasil menemukan cara untuk memperbaiki tubuh manusia yang sudah lama rusak. James Lovelock memang berhasil menganimasikan ulang tikus yang beku, tapi ini tentunya jauh berbeda dari membangkitkan manusia yang sudah berbaring di dalam es selama beberapa dekade. Tentunya banyak harapan bahwa di masa depan, ini akan menjadi prosedur yang mungkin dilakukan.

"Tentunya kita semua butuh obat penyembuh kanker," jelas Drake. "Kemudian kami berpikir bahwa kita harus bisa meregenerasi tubuh baru. Istilah awamnya meng-clone tubuh, tapi sudah bukan begini lagi caranya." 

Dia menunjuk teknologi printing organ tubuh 3D dan pengembangan jaringan, biarpun juga mengakui bahwa mungkin saja semua usahanya akan gagal nanti, dan pada dasarnya tidak lebih dari sekedar "eksperimen sains yang terus berkembang." Matheryn adalah subjek mereka yang paling muda sejauh ini.

"Kami sadar, kami bisa meregenerasikan organ kecil, dan menumbuhkan jantung baru," katanya. "Kami sadar, kami bisa mencetak sel dan jantung secara 3 dimensi. Jadi di satu titik nanti, kami harus bisa meregenerasikan tubuhnya secara keseluruhan, atau paling tidak semua organ-organnya sebelum nanti kembali disatukan. Kemudian kami harus mencangkok otaknya ke dalam tubuh yang baru."

Lantas bagaimana cara menghidupkan kembali tubuh yang sudah wafat? Bahkan CEO dari Alcor mengaku tidak tahu—dia, bersama dengan ribuan manusia hidup, dan ratusan yang sudah meninggal dan dibekukan tubuhnya, menaruh harapan mereka dalam wacana bahwa ilmu pengetahuan kelak akan membuka jalan dan menghidupkan kembali otak perempuan berumur 2 tahun tersebut.

"Paling tidak, kami mendedikasikan hidup dan tubuhnya demi kemajuan dan perkembangan sains," jelas Nareerat, ibu Matheryn. "Ini juga memiliki makna penting bagi keluarga kami, kami tahu dia masih hidup biarpun kami sudah berpisah." 

Sampai masa itu tiba, ketika manusia bisa membangkitkan jasad yang sudah meninggal, paling tidak Matheryn tidak akan sendirian. Orang tuanya telah mendaftarkan diri sebagai anggota Alcor. Bisa saja mereka semua dihidupkan kembali bersama-sama kelak.

Related

Technology 2179892628397753724

Ads

Topic

Recent

item