Kisah Listrik dari Pohon Kedondong yang Berakhir Mengejutkan

Kisah Listrik dari Pohon Kedondong yang Berakhir Mengejutkan

Listrik kedondong awalnya ditemukan oleh Naufal Raziq (15), siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langsa, Aceh. Penemuan ini membuat heboh, hingga Pertamina EP turun tangan membina Naufal. Pada 2016 silam, Pertamina mencoba membantu warga Tampur Paloh yang sebelumnya belum pernah menikmati cahaya lampu.

Proyek listrik pohon kedondong disambut baik warga. Pohon kedondong ditanam di beberapa rumah. Tak lama berselang, pemasangan instalasi listrik dilakukan di 30 rumah yang dijadikan lokasi percobaan. Ketika proses peresmian digelar, petinggi Pertamina EP dan pejabat setempat hadir.

Tampur Paloh berubah jadi perkampungan yang mempunyai listrik. Tapi harapan warga untuk hidup dalam terang tak berlangsung lama. Setelah pejabat pulang, listrik mati. Perkampungan pada malam hari kembali seperti semula: gelap gulita.

Menurut Hasbi, penduduk setempat, warga kala itu sudah curiga dengan listrik kedondong. Beberapa hari berselang usai diresmikan, warga mencoba memeriksa kabel-kabel yang dipasang di batang pohon. 

Ternyata, sejumlah baterai ditemukan terpasang melekat pada batang kedondong. Baterai itu berfungsi untuk menghidupkan lampu, sementara batang kedondong hanya kemasan saja.

"Saya menemukan beberapa baterai yang dipasang di pohon kedondong. Kalau pakai baterai, jangankan pohon kedondong, semua pohon juga bisa," ungkap Hasbi.

"Listrik kedondong ini tidak berfungsi. Sekarang pohon kedondongnya saja sudah banyak dijadikan warga sebagai kayu bakar," jelas Hasbi.

Related

Indonesia 5036495198971740327

Recent

item