Hanya Mengubah Halaman Wikipedia, Remaja Ini Jadi Perdana Menteri Australia

Hanya Mengubah Halaman Wikipedia, Remaja Ini Jadi Perdana Menteri Australia

Naviri.Org - Wikipedia adalah ensiklopedia yang dapat diakses siapa pun di internet. Siapa pun dapat membaca dan mempelajari Wikipedia, bahkan siapa pun dapat mengedit isinya atau menuliskan artikel baru yang belum ada di sana. Hal itu menjadi kelebihan sekaligus kekurangan Wikipedia. Di satu sisi, kemungkinan pembaca melakukan pengeditan memang memungkinkan artikel cepat berkembang. Namun, di sisi lain, hal itu juga rawan penyalahgunaan.

Seseorang yang iseng, misalnya, bisa saja mengubah suatu artikel di halaman Wikipedia sesuai keinginannya, meski perubahan yang ia lakukan sebenarnya tidak benar. Hal serupa bisa dilakukan siapa saja, dengan berbagai alasan dan latar belakang. Salah satu kasus semacam itu juga dilakukan seorang remaja yang iseng ingin menjadi Perdana Menteri Australia, dan dia mewujudkan keinginannya menjadi Perdana Menteri dengan cara mengubah halaman di Wikipedia.

Orley Fenelon adalah remaja berusia 12 tahun yang tinggal di Australia. Seperti yang disebut tadi, dia ingin menjadi Perdana Menteri di negaranya. Karena dia masih 12 tahun, dan keinginannya juga relatif sulit, dia pun mewujudkan keinginan itu dengan cara yang simpel, yaitu dengan mengubah halaman di Wikipedia, tepatnya di artikel yang menyusun daftar Perdana Menteri Australia.

Pada daftar Perdana Menteri tersebut, Orley Fenelon menyisipkan namanya sendiri, hingga dia pun tercatat sebagai Perdana Menteri Australia. Seketika, ulah remaja itu pun populer di internet, dan namanya diperbincangkan banyak orang. Popularitas “perdana menteri jadi-jadian” itu bahkan sempat mengalahkan popularitas Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull.

Sayangnya, posisi Orley Fenelon di daftar Perdana Menteri Australia yang ada di Wikipedia hanya bertahan selama 2 hari. Setelah itu, editor di Wikipedia menyadari hal tersebut, dan menghapus nama Orley Fenelon dari daftar.

Ketika diwawancarai situs Mashable Australia, Orley Fenelon menyatakan, “Saya sedang bosan. Saya dan teman saya memutuskan untuk membuat lelucon tentang perdana menteri. Kami lalu mengubah halaman Wikipedia.”

Orley Fenelon juga mengatakan tidak menyangka lelucon yang dia dan temannya buat itu akan berubah menjadi berita nasional di Australia. Dia mengaku, sebelumnya pernah melakukan hal serupa, meski keisengannya di waktu lalu tidak memiliki efek sebesar keisengannya kali ini.

“Saya pikir, lelucon ini hanyalah hal bodoh lain yang muncul di internet,” ujar Orley Fenelon. “Ini akan mendapatkan like di atas rata-rata di Instagram, sebelum dilupakan.”

Karena ulah isengnya tersebut, akun Orley Fenelon di Wikipedia dihapus. Meski begitu, Orley Fenelon menyatakan bahwa hal itu (penghapusan akun miliknya di Wikipedia) tidak akan menghentikannya untuk melakukan hal yang serupa ke depan.

“Menutup akun saya tidak akan menghentikan saya,” kata Orley Fenelon.

Baca juga: Pria Ini Diminta Memilih, Dipenjara atau Menikahi Mantan Pacar

Related

World's Fact 1130099311866588210
item