Mengenal Aladin Coin, Pesaing Mata Uang Bitcoin

Mengenal Aladin Coin, Pesaing Mata Uang Bitcoin

Naviri.Org - Mata uang digital tampaknya mengalami tren yang terus meningkat. Hal itu bisa dilihat dari makin banyaknya mata uang digital baru yang terus lahir seiring waktu, setelah tren Bitcoin menciptakan demam di dunia. Banyak orang tertarik pada Bitcoin, khususnya untuk berinvestasi, dan ketertarikan itu tampaknya mendorong mata uang digital lain untuk lahir. Tentu dengan salah satu tujuan agar bisa sebesar Bitcoin.

Kini, salah satu mata uang baru yang lahir adalah Aladin Coin.

Perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Aladin Capital, mengeluarkan produk Aladin Coin atau mata uang digital (cryptocurrency) yang akan diberlakukan sebagai mata uang digital internasional untuk berinvestasi. Aladin Coin disebut-sebut mirip dengan Bitcoin.

"Saat ini ada ribuan mata uang kripto, tapi banyak yang abal-abal atau scam. Namun, Aladin Coin dijamin berbeda," kata Indonesian Leader of Aladin Capital, Shandy Saputra, pada media.

Shandy mengatakan bahwa Aladin Capital memiliki jaminan senilai US$ 1 miliar pada HSBC sebagai jaminan calon investor Aladin Coin. Aladin Coin yang disebut mirip Bitcoin ini tak bisa dimiliki setiap orang, karena sebelumnya harus menjadi anggota atau membership yang terdiri atas beberapa tingkat, sebagai salah satu syaratnya.

Tingkatan keanggotaan mulai dari pemula (starter) hingga VIP, seperti multilevel marketing (MLM), dengan tujuan menjaga stabilitas. "Ini demi menjaga stabilitas atau safety, jadi tidak bisa orang ramai beli, lalu ramai jual," ujar Shandy.

Shandy menuturkan bahwa anggota di level terendah adalah starter dapat berinvestasi mulai dari US$ 180 atau sekitar Rp 2 juta selama 180 hari atau 6 bulan. Bagi pemegang keanggotaan akan menerima keuntungan sebesar 0,83 persen per harinya. "Setiap level memiliki jangka waktu dan keuntungan yang berbeda."

Pada tingkat trainee, investasi yang dibutuhkan US$ 500, basic dengan investasi US$ 1.000, premium US$ 2.500, pro US$ 8.000, pro+ US$ 20.000, pro x2 US$ 50.000, dan VIP US$ 100.000. Seperti jaringan MLM, investor yang memiliki jaringan akan mendapatkan keuntungan sebesar 5 persen.

Shandy menyatakan bahwa Aladin Capital mengelola uang anggota melalui pasar modal, logam mulia, dan pasar komoditas. Harga satu keping Aladin Coin bernilai US$ 1 pada tahun 2017. Namun, ia memperkirakan nilainya akan naik menjadi US$ 20 per keping, bahkan diperkirakan akan mencapai US$ 10.000 atau sekitar Rp135 juta per keping pada tahun 2026.

Meski Indonesia belum memberlakukan mata uang digital, Shandy yakin suatu saat bisa diterapkan oleh pemangku kebijakan. Sejauh ini, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan belum mengizinkan Aladin Coin. Perusahaan pun telah berencana menyiapkan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) khusus Aladin Coin.

Chief Operating Officer (COO) Aladin Capital, Eric Nguyen, menambahkan bahwa Aladin Coin terbentuk pada bulan November 2017 di Amerika Serikat, bahkan telah berkembang di Vietnam. Aladin Coin memiliki anak perusahaan Aladin Trust yang terigistrasi di Swiss pada tahun 2002.

Baca juga: Setelah Bitcoin, Uang Digital Ripple Juga Melahirkan Miliuner

Related

Money 2936315525070442267

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item