Pendaratan Manusia di Bulan Ternyata Hoax? Ini 5 Alasannya

 Pendaratan Manusia di Bulan Ternyata Hoax? Ini 5 Alasannya

Naviri Magazine - Neil Armstrong dikenal dunia sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan. Bersama astronot lain, Buzz Aldrin, ia menjalankan misi yang kemudian menjadi sejarah penting umat manusia. Foto-foto pendaratan Neil Armstrong di Bulan pun menjadi bagian foto-foto paling terkenal di dunia.

Sayangnya, misi pendaratan di Bulan yang membanggakan itu juga diselimuti tuduhan tidak mengenakkan, yaitu kemungkinan hoax.

Ada sebagian orang yang tidak percaya bahwa Neil Armstrong benar-benar menginjakkan kaki di Bulan. Enam misi bersejarah pendaratan manusia di Bulan (1969-1972), yang mendaratkan sebanyak 12 astronot, banyak diklaim telah dipalsukan.

Teori konspirasi mengklaim NASA dan lainnya sengaja menyesatkan masyarakat dengan membuat rekaan bukti-bukti otentiknya sedemikian rupa, termasuk foto, rekaman telemetri, sampel batuan, dan bahkan sejumlah saksi kunci.

Berikut lima alasan mengapa pendaratan di Bulan banyak disebut sebagai hoax:

Munculnya objek aneh

Dalam salah satu foto yang paling terkenal, terlihat astronot Buzz Aldrin yang sedang memakai pakaian luar angkasa. Jika diamati lebih dekat, ada objek aneh yang terpantul pada layar helmnya.

Objek itu terlihat jelas tergantung pada tali atau kawat, dan tidak diketahui mengapa bisa ada di sana. Objek tersebut banyak dipercaya sebagai lampu sorot yang biasa digunakan oleh perusahaan film pada zaman itu.

Tidak ada bintang

Satu argumen mengapa pendaratan manusia di Bulan hanya hoax adalah terlihat pemandangan tanpa bintang di salah satu foto. Karena di bulan tidak ada awan, bintang harusnya terlihat lebih terang daripada yang terlihat di Bumi.

NASA sepertinya tahu bahwa sangat sulit memetakan lokasi dari semua bintang yang ada pada satu gambar.

Cross hair

Kamera selama misi pendaratan di Bulan tersebut memiliki banyak cross hair untuk pedoman pengukuran dan pengarahan gambar.

Cross hair banyak muncul di semua gambar. Bahkan beberapa di antaranya ada di belakang objek dalam skenario fotonya. Hal ini menyiratkan bahwa foto-foto tersebut telah diedit.

Latar belakang

Menurut keterangan NASA, latar belakang dalam beberapa foto diambil dalam jarak terlampau jauh. Namun, ternyata ada latar belakang yang terlihat identik dalam foto-foto tersebut.

Ini menunjukkan bahwa NASA sebenarnya hanya menggunakan latar belakang sama yang dicat untuk membuatnya terlihat beda.

Bendera berkibar

Alasan terakhir merupakan alasan paling populer, dan sering disebut dalam teori konspirasi. Bendera AS yang ditancapkan di Bulan terlihat berkibar meski tidak ada angin di Bulan.

Hal ini menyiratkan pengambilan gambar yang sebenarnya hanya dilakukan di Bumi. Bendera tersebut bisa berkibar akibat kipas angin yang digunakan untuk mendinginkan tubuh astronot saat pengambilan foto.

Bagaimana menurutmu?

Baca juga: Kisah Penerbangan Helikopter Pertama Kali di Dunia

Related

World's Fact 3984770017792830704
item