Kisah di Balik Penghentian Produksi Guardian of The Galaxy 3

Kisah di Balik Penghentian Produksi Guardian of The Galaxy 3

Naviri Magazine - Guardian of The Galaxy 3 adalah bagian kisah yang ikut menyatu dengan rangkaian cerita Avengers. Karenanya, para penggemar Marvel pun menunggu seri lanjutan Guardian of The Galaxy 3 sebagaimana mereka menunggu-nunggu Avengers 4, dan Captain Marvel. Sayangnya, ada masalah dengan proses produksi film Guardian of The Galaxy 3.

Masalah yang terjadi, proses produksi Guardians of the Galaxy Vol. 3 (GOTG 3) ditunda. Variety melaporkan penundaan dilakukan Marvel dan Disney selaku pembuatnya, dengan membubarkan sekitar 20 kru yang sudah berkumpul di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Tadinya, para kru akan melaksanakan praproduksi untuk film yang masuk dalam semesta Marvel Cinematic Universe (MCU) itu. Dengan penundaan ini, jadwal tayang GOTG 3 dipastikan ikut mundur. Rencananya, film ini mulai diproduksi pada 2019 untuk dirilis tahun berikutnya.

Pembekuan proyek GOTG 3 merupakan buntut dari pemecatan sutradara James Gunn, yang dilakukan Disney pada akhir Juli lalu.

Lelaki yang menulis dan menggarap dua film pertama Guardians of the Galaxy itu dipecat karena kicauan lamanya di Twitter yang mencandai topik sensitif seperti pedofilia, pemerkosaan, AIDS, pembantaian Holocaust, dan peristiwa terorisme 9 September 2011.

Gunn sempat meminta maaf atas kicauan yang dikirim pada kurun 2008-2009 itu. Namun Disney bergeming.

Disney menilai pernyataan Gunn melalui Twitter tak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan. Disney dikenal sebagai produsen film, karya seni, dan atraksi yang bisa dinikmati seluruh keluarga.

Para pemain GOTG 3 pun mengungkap kekecewaan atas keputusan sepihak Disney. Chris Pratt, Zoey Saldana, Pom Klementieff, dan Kurt Russel, menyatakan ekspresi mereka lewat jejaring sosial masing-masing.

Michael Rooker dan Dave Bautista bereaksi paling keras. Rooker mematikan akun Twitter-nya. Sementara Bautista menyatakan enggan bermain dalam GOTG 3 tanpa kehadiran Gunn di kursi sutradara.

Para penggemar MCU pun sempat membuat sebuah petisi. Sebanyak 380 ribu orang sudah menandatanganinya, dan memohon kepada Disney agar mengembalikan Gunn ke kursi sutradara.

Gunn dan manajemennya sempat memohon pada Disney untuk memberi kesempatan kedua. Mereka sempat bertemu dengan Alan Horn pada 14 Agustus, tapi chairman Disney itu tetap kukuh pada keputusannya.

Sejauh ini, bintang-bintang GOTG 3 belum memberi pernyataan terkait keputusan baru Disney yang menunda proyek tersebut. Namun, para penggemar masih menaruh harapan agar GOTG 3 tetap dibuat.

Harapan mereka masih bisa terkabul. GOTG 3 kemungkinan hanya mundur, tidak benar-benar dibatalkan. Seri GOTG adalah ladang uang bagi Disney. Setidaknya film ketiga masih punya potensi mendapat keuntungan serupa dua film pertama.

Guardians of the Galaxy (2014) mendapat $773,3 juta AS (Rp11,28 triliun) dari seluruh dunia, dengan modal $170 juta. Sementara Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) meraup $863,7 juta dari modal $200 juta.

Lagipula, naskah GOTG 3 sudah selesai dibuat oleh Gunn. Disney hanya tinggal mencari orang yang tepat sebagai sutradara.

Hollywood Reporter melaporkan, Taika Waititi telah bertemu dengan perwakilan Disney. Ia merupakan sutradara Thor: Ragnarok, yang punya rapor bagus dari segi kualitas maupun pendapatan.

Mungkin Disney sekadar meminta Waititi menangani sekuel Thor. Namun, bisa saja lelaki berdarah Hawaii itu akan menduduki kursi sutradara GOTG 3. Waititi berhasil memasukkan humor ke dalam Thor: Ragnarok, unsur yang juga menjadi kekuatan utama seri GOTG.

Baca juga: Timeline Lengkap Kisah Marvel dari Masa ke Masa

Related

Film 6276533572266662116

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item