Ini yang Harus Dilakukan Jika Kartu ATM Tertelan Mesin

Ini yang Harus Dilakukan Jika Kartu ATM Tertelan Mesin

Naviri Magazine - Sewaktu-waktu, kita perlu pergi ke tempat ATM untuk mengambil sejumlah uang. Untuk keperluan tersebut, kita pun harus memiliki kartu ATM, yang lalu kita masukkan ke dalam mesin ATM. Jika prosesnya berjalan dengan baik, kita bisa segera mengambil uang lewat mesin ATM, dan tidak ada masalah.

Namun, kadang-kadang, terjadi masalah yang tak terduga. Yaitu kartu ATM kita tertelan mesin ATM. Karena kartu ATM tertelan, kita pun tidak bisa menggunakannya lagi. Apa yang harus dilakukan saat mengalami kejadian seperti itu?

Jika mengalami kejadian kartu ATM tertelan, apapun penyebabnya, tidak perlu panik, cobalah untuk tetap tenang. Juga jangan mudah terlena pada orang asing yang berpura-pura menawarkan bantuan. Lakukan langkah-langkah berikut jika kartu ATM Anda tertelan.

Hubungi call center bank penerbit kartu ATM

Pastikan Anda hafal nomor call center bank penerbit kartu ATM. Karenanya, masukkan nomor call center bank Anda ke ponsel. Hubungi call center untuk meminta pemblokiran rekening sementara. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya modus kejahatan atas penyalahgunaan kartu ATM yang dapat menguras isi rekening tabungan Anda.

Pada proses menghubungi call center, petugas bank terkait akan menanyakan beberapa hal untuk memverifikasi data Anda, seperti nama dan alamat lengkap, nama ibu kandung, jumlah transaksi terakhir, dan lokasi tertelannya kartu ATM.

Pemblokiran rekening sementara ini dimaksudkan untuk menutup akses terhadap permintaan transaksi penarikan tunai. Anda tetap bisa mengakses rekening untuk transaksi transfer melalui mobile banking atau internet banking.

Datang ke kantor bank untuk membuat kartu ATM baru

Anda bisa memutuskan untuk menghubungi call center bank terkait atau tidak. Jika waktu tertelannya kartu ATM pada sore atau malam hari dan pada akhir pekan, sebaiknya menghubungi call center untuk memblokir rekening tabungan Anda sementara.

Namun, apabila waktu tertelannya kartu ATM pada jam dan hari kerja, Anda bisa langsung datang ke kantor cabang bank penerbit kartu ATM terdekat, tanpa menghubungi call center lebih dulu.

Jika telah dilakukan pemblokiran sementara, rekening tabungan Anda akan aman dari kemungkinan tindak kejahatan perbankan. Sebagai pengganti kartu ATM yang tertelan, Anda perlu membuat kartu ATM baru. Untuk hal ini, Anda harus datang langsung ke kantor cabang bank terkait atau cabang, di mana Anda membuka rekening tabungan.

Untuk keperluan pembuatan kartu ATM baru, Anda harus melengkapi persyaratan standar berupa kartu identitas diri berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan buku tabungan.

Petugas customer service akan melakukan verifikasi data Anda, dengan mengajukan beberapa pertanyaan seputar data diri Anda, seperti nama dan alamat lengkap, nama ibu kandung, dan lokasi tertelannya kartu ATM.

Setelah terverifikasi, petugas customer service akan memberikan formulir pengajuan penerbitan kartu ATM baru, yang harus Anda isi. Isilah formulir tersebut sesuai data diri Anda.

Setelah pengisian formulir selesai, serahkan kembali pada customer service untuk segera diproses. Dalam waktu singkat, customer service akan memberi kartu ATM baru yang bisa langsung diaktifkan.

Untuk hal ini, Anda akan diminta memasukkan PIN guna mengaktifkan kartu ATM baru tersebut, pada mesin Electronic Data Capture (EDC). Untuk pembuatan kartu ATM baru tersebut, Anda akan dikenakan biaya yang nominalnya tergantung pada kebijakan masing-masing bank.

Nah, kini Anda sudah memiliki kartu ATM baru yang bisa digunakan untuk mempermudah transaksi perbankan Anda.

Baca juga: Mewaspadai Skimming, Pembobolan Rekening Nasabah

Related

Tips 4766931803804260430
item