Mengenal BPJS Ketenagakerjaan dan Manfaat yang Didapatkan

Mengenal BPJS Ketenagakerjaan dan Manfaat yang Didapatkan

Naviri Magazine - Siapa pun yang menjadi karyawan di sebuah perusahaan akan didaftarkan untuk mengiktui BPJS Ketenagakerjaan. Atas keanggotaan tersebut, gaji si karyawan akan dipotong otomatis, untuk disetorkan sebagai iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Apa itu BPJS Ketenagakerjaan, dan apa manfaatnya?

BPJS Ketenagakerjaan adalah program yang disediakan oleh pemerintah untuk melindungi seluruh pekerja yang bekerja di Indonesia, baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) yang sudah bekerja di Indonesia, minimal 6 bulan. BPJS Ketenagakerjaan adalah hasil peralihan dari program Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

Program-program yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk melindungi seluruh tenaga kerja yang ada di Indonesia, baik pekerja formal maupun informal.

Kategori yang masuk ke dalam pekerja formal adalah karyawan yang bekerja di perusahaan swasta maupun pemerintahan. Sementara yang dimaksud pekerja informal adalah pekerja mandiri seperti pedagang, petani, nelayan, blogger, artis, atlet, tukang ojek, dan para freelancer.

Karena BPJS Ketenagakerjaan merupakan program peralihan dari Jamsostek, program-program yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan pun tidak jauh berbeda dengan program-program yang diusung oleh Jamsostek. Di antaranya adalah Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta Jaminan Pensiun.

Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, kita akan merasa aman saat bekerja. Karena, jika terjadi kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan akan mengganti biaya pengobatan kita.

Jika pekerja mengalami kematian saat bekerja, ahli waris akan mendapat uang santunan sebesar 48 kali gaji terakhir. Uang iuran yang dibayarkan tiap bulan juga akan dikembalikan kepada peserta saat peserta memasuki usia pensiun.


Related

Money 8711979485525625997

Recent

item