Hewan-hewan dengan Cara Kawin Paling Aneh di Dunia (Bagian 1)

Hewan-hewan dengan Cara Kawin Paling Aneh di Dunia

Naviri Magazine - Sebagaimana dalam kehidupan manusia, perkawinan juga menjadi hal penting dalam dunia hewan untuk bereproduksi. Jika manusia memiliki adat dan budaya tertentu dalam menyelenggarakan acara itu, hewan juga memiliki caranya sendiri—yang mungkin unik dan tak pernah terbayangkan.

Berikut ini adalah cara-cara kawin dalam dunia hewan yang sangat aneh, unik, dan mungkin belum kita ketahui.

Lebah

Siklus reproduksi lebah melibatkan ratu lebah. Untuk kebutuhan itu, ratu lebah dibesarkan secara selektif di sebuah tempat khusus dalam sarang, dan diberi makan royal jelly oleh lebah pekerja untuk menjadikannya dewasa secara seksual.

Ketika ratu lebah dapat bertahan hidup sampai dewasa, dia akan melakukan perkawinan dengan selusin lebah jantan yang dianggap memenuhi syarat di antara ribuan lebah lain yang ada dalam koloninya.

Uniknya, ketika kawin, organ seksual lebah jantan akan meledak di dalam tubuh sang ratu lebah. Para lebah jantan itu telah menunaikan tugasnya untuk bereproduksi, tetapi mati.

Bonobo

Dalam kehidupan bonobo, perkawinan adalah cara yang digunakan untuk menyelesaikan banyak hal, termasuk mendamaikan perselisihan atau sengketa antara sesama, misalnya karena perebutan makanan atau wilayah teritori. Ketika terjadi masalah semacam itu, bonobo akan menyelesaikannya dengan mengawinkan masing-masing anggotanya.

Bahkan, sebenarnya, seluruh struktur sosial primata tersebut berputar di sekitar perkawinan. Mereka menggunakan perkawinan sebagai salam untuk penyelesaian sengketa atau perkelahian, juga sebagai imbalan dalam pertukaran makanan.

Cacing Pipih

Bagi cacing pipih, perkawinan lebih mirip perkelahian daripada berkasih-kasihan. Seperti semua siput laut, cacing pipih adalah hermafrodit (memiliki organ seksual jantan dan betina). Dalam hal itu, organ seksual jantan berupa dua benda mirip belati, yang mereka gunakan untuk berburu ataupun untuk bereproduksi.

Selama perkawinan, dua cacing pipih yang sama-sama hermafrodit akan saling bertarung, saling menusuk satu sama lain, sambil menghindari tusukan pasangannya. Yang kalah, yaitu yang tertikam organ seksual pasangannya, akan menyerap sperma melalui kulitnya, dan kemudian berperan sebagai betina yang mengandung.

Burung Cikalang

Ketika ingin menarik perhatian burung betina untuk kawin, burung cikalang jantan akan mengembangkan kantung pada tenggorokannya. Dia akan berusaha keras selama sekitar 20 menit untuk memiliki kantung tenggorokan tersebut, yang kemudian menjadi seperti balon merah besar berbentuk hati.

Setelah itu, ia akan menggelengkan kepalanya dari satu sisi ke sisi lain, dan menggeletarkan sayapnya sambil memanggil si betina untuk melihatnya.

Cikalang betina akan memilih cikalang jantan yang memiliki balon paling besar dan paling mengkilat. Ketika kawin, cikalang jantan akan meletakkan sayapnya di atas mata cikalang betina, untuk memastikan perhatian si betina tidak teralihkan pada jantan lain yang mungkin memiliki balon lebih indah.

Jerapah

Perkawinan adalah kerja keras bagi jerapah jantan. Ketika seekor jerapah jantan tertarik pada jerapah betina, ia akan melakukan prosedur yang disebut fleshmen sequence.

Pertama, jerapah jantan akan mendorong-dorong pantat jerapah betina, untuk merangsang si betina buang air kecil. Setelah itu, si jantan akan meminum seteguk air seni si betina. Jika rasanya dianggap baik, barulah si jantan mulai berhubungan dengan betina tersebut.

Tapi prosesnya tidak semudah itu. Untuk bisa berhubungan dengan si betina yang diinginkannya, si jantan harus mengikuti si betina dulu kemana-mana, sampai akhirnya si betina menyerah dan membiarkan si jantan kawin dengannya.

Lumba-lumba

Kawin paksa juga terjadi di dunia lumba-lumba. Hal itu disebabkan karena dorongan seksual lumba-lumba jantan sangat besar, sekaligus sangat rakus.

Lumba-lumba jantan memiliki organ seksual yang dapat ditarik masuk. Uniknya, organ seksual itu dapat digunakan untuk memegang, juga bisa berputar. Bahkan, lumba-lumba jantan dapat menggunakan organ seksualnya untuk mengeksplorasi objek, persis seperti tangan.

Seperti yang dinyatakan di atas, dorongan nafsu lumba-lumba jantan sangat kuat, dan juga rakus. Mereka sering mencoba berhubungan dengan benda mati, atau bahkan dengan hewan lain, semisal dengan kura-kura laut. Ketika sekumpulan lumba-lumba jantan bertemu lumba-lumba betina, sering kali pula mereka akan berusaha memaksa para betina untuk kawin.

Clownfish

Clownfish adalah ikan yang sangat unik, karena dapat mengganti jenis kelaminnya. Clownfish hidup dalam kelompok yang terdiri dari sepasang jantan dan betina yang dapat berkembang biak, serta beberapa jantan yang tidak berbiak.

Di dalam kelompok clownfish, ada hirarki ketat berdasarkan ukuran. Ikan terbesar adalah betina, terbesar berikutnya adalah jantan, dan kemudian anggota kelompok lain adalah jantan yang tidak berbiak.

Apabila si betina mati atau terpancing manusia, maka jantan terbesar akan berubah kelamin menjadi betina. Kemudian, yang terbesar dari jantan tidak berbiak akan mendapatkan “promosi” untuk menjadi jantan yang mendampingi si betina.

Kepinding

Kepinding adalah serangga parasit dari keluarga Cimicidae. Kepinding jantan tidak peduli dengan organ seksual betina, karena perkawinan mereka bahkan tidak mesti melibatkan organ seksual si betina.

Kepinding jantan memiliki organ seksual yang berbentuk seperti pedang. Ketika kawin, yang dilakukan si jantan hanya menusuk tubuh kepinding betina, dan memasukkan spermanya. Setelah itu si betina akan mengandung. Para ilmuwan bahkan memiliki sebutan lucu untuk hal itu, yakni traumatic insemination.

Baca lanjutannya: Hewan-hewan dengan Cara Kawin Paling Aneh di Dunia (Bagian 2)

Related

Science 3634603669323889258

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item