Orang-orang yang Mengalami Kematian Ala Final Destination (Bagian 2)

Orang-orang yang Mengalami Kematian Ala Final Destination

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Orang-orang yang Mengalami Kematian Ala Final Destination - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Wanita yang selamat dari serangan 11 September, tapi meninggal dua bulan kemudian dalam penerbangan AA 589

Ketika insiden 11 September terjadi di World Trade Center pada 2001, Hilda Yolanda Mayol beruntung bisa melarikan diri dari lantai dasar tempat ia bekerja. Sayangnya, keberuntungan itu hanya berlangsung dua bulan. Dia merupakan salah satu dari 260 korban tewas dalam kecelakaan pesawat yang jatuh di New York, pada tanggal 12 November.

Wanita berusia 26 tahun itu sedang menuju rumahnya di Republik Dominika, untuk menghabiskan waktu liburan bersama ibu dan dua anaknya.

Pria yang selamat dalam insiden kecelakaan pesawat karena tidak ikut, tapi meninggal dua minggu kemudian setelah ditabrak sopir yang mabuk

Pada tahun 1977, sebuah tim bola basket pria (Mes’s Basketball Team) dari Univeristy of Evansville tewas dalam kecelakaan pesawat. Satu-satunya pemain yang selamat itu karena ia tidak ikut dalam perjalanan dikarenakan sakit. Namun, sepertinya takdir berkata lain, dia tewas dalam kecelakaan mobil, dua minggu kemudian.

Kecelakaan pesawat mengerikan itu terjadi pada 13 Desember 1977, ketika pesawat Douglas DC-3 membawa tim basket University of Evansville, dan jatuh pada saat lepas landas di Bandara Evansville Regional di Evansville, Indiana. Pesawat kehilangan kendali, dan jatuh tak lama setelah lepas landas. Pesawat sedang dalam perjalanan ke Nashville.

Dua minggu setelah kecelakaan pesawat, pria itu dan saudaranya sedang melakukan perjalanan pulang dari liburan turnamen basket, dan kemudian tewas dalam sebuah kecelakaan akibat pengemudi yang sedang mabuk.

Ayah dan putri yang selamat dari kecelakaan pesawat, tapi meninggal empat tahun kemudian dalam kecelakaan pesawat lainnya

Pada tahun 2011, ayah dan putrinya dari Texas tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat, setelah 4 tahun lolos dari maut dengan kecelakaan yang sama. Elzie dan putrinya, Phyllis Jean Ridings, melakukan penerbangan dalam pesawat untuk sebuah pertunjukan udara di Temple, Texas. Pesawat itu jatuh setengah mil dari bandara Texas.

Mereka berdua adalah anggota Experimental Aircraft Association (Asosiasi Pesawat Eksperimental). Pesawat itu diterbangkan oleh 20 orang dari seluruh dunia. Pada tahun 2007, mereka secara ajaib selamat dengan cara mendarat darurat di lapangan jerami, setelah mesin pesawat buatan mereka terbakar.

“Saya berikan semua pujian kepada Tuhan, dan kepada kemampuan terbang ayah saya,” kata Phyllis setelah kecelakaan 2007 yang menimpanya. “Dia meyelamatkan hidup kami”.

Namun, kemampuan terbang ayahnya seperti tidak berlaku lagi, setelah empat tahun kemudian. Mereka berdua akhirnya meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat lagi.

Wanita yang selamat dari kecelakaan pesawat karena datang terlambat, tapi meninggal dua minggu kemudian dalam kecelakaan mobil

Pada tahun 2009, wanita asal Italia ini bisa dibilang sangat beruntung karena terlambat naik pesawat yang kemudian jatuh. Namun, keberuntungannya hanya bertahan selama dua minggu, di mana ia kemudian tewas dalam kecelakaan mobil.

Johanna Ganthaler, seorang pensiunan dari provinsi Bolzano-Bozen, sudah melakukan liburan di Brasil bersama suaminya, Kurt, dan mereka ketinggalan penerbangan di Bandara Rio de Janeiro. Pesawat itu akhirnya jatuh ke samudera Atlantik setelah 4 jam menuju ke Paris, dan 228 orang tewas akibat indisen ini.

Dua minggu kemudian, Johanna tewas ketika mobilnya berbelok dan menabrak sebuah truk yang mendekat dari arah berlawanan di Kufstein, Austria. Sedangkan suaminya terluka parah.

Baca juga: Polisi Tak Sengaja Menemukan Video Pembunuhan Sadis 

Related

World's Fact 7655893204927703263

Recent

item