Nilai Perusahaan Ferrari Mencapai Rp170 Triliun, tapi Tidak Dijual

Nilai Perusahaan Ferrari Mencapai Rp170 Triliun, tapi Tidak Dijual

Naviri Magazine - CEO Fiat Chrysler Automobiles (FCA), Sergio Marchionne, mengungkapkan, nilai manufaktur mobil sport Ferrari mencapai 15 miliar dollar AS atau sekitar Rp 170 triliun, jauh lebih besar dari analisis pasar bursa terbesar dunia, Wall Street, yakni 4,6–7,5 miliar dollar AS.

Namun, angka yang disebutkan tidak berarti apa-apa. Marchionne menegaskan, Ferrari tidak akan pernah dijual. Hal ini diungkapkan dalam salah satu materi presentasi program kerja lima tahun FCA, di Michigan, AS.

“Anda terus mengungkapkan angka yang salah, jadi saya memberitahukan metode penilaian yang benar. Tapi satu hal yang pasti tentang ini, Ferrari tidak untuk dijual,” ujar Marchionne, seperti diberitakan Detroit Free Press.

Nilai Ferrari dua kali lipat, tambah Marchionne, karena setiap tahunnya volume pemasaran terus meningkat ke arah 10.000 unit per tahun. Meski demikian, ulasan presentasi memaparkan, dalam lima tahun ke depan Ferrari tidak berencana meningkatkan pencapaian tahun lalu (6.922 unit). Alasannya, untuk mempertahankan eksklusivitas.

“Satu-satunya hal yang kami tahu pasti, Ferrari adalah ‘bank' nilai, dan seharusnya jangan pernah dianggap remeh,” imbuh Marchionne.

Dalam lima tahun ke depan, Ferrari akan melahirkan satu model setiap tahunnya. Setiap model memiliki umur empat tahun, setelah itu akan mendapatkan penyegaran (facelift).

Baca juga: Google Ingin Memasang Iklan di Semua Peralatan Rumah Kita

Related

Business 3495760813896653400

Recent

item