Misteri Penemuan Pesawat Terbang Canggih dari Zaman Purba

Misteri Penemuan Pesawat Terbang Canggih dari Zaman Purba

Naviri Magazine - Di beberapa wilayah di sekitar Amerika Tengah, hingga ke beberapa bagian negara di Amerika Latin, banyak ditemukan artefak-artefak purbakala yang berbentuk sangat mirip desain pesawat terbang modern pada umumnya. Artefak-artefak yang keseluruhannya terbuat dari bahan dasar emas tersebut diperkirakan telah berusia 1.000 tahun lebih.

Apabila desain pesawat terbang di kuil Abydos masih berupa relief, lain halnya dengan benda peninggalan masa silam satu ini. Artefak-artefak ini benar-benar berupa arca-arca kecil, mungkin bisa dibilang sebagai replika, dari sebuah wahana bersayap yang masih sangat sulit untuk diidentifikasi jenisnya.

Para ahli purbakala menyebut obyek-obyek kecil ini sebagai zoomorpic, yang artinya hewan berbentuk suatu obyek tertentu. Namun, apabila artefak-artefak kecil tersebut merupakan penggambaran bentuk tubuh suatu jenis hewan tertentu, kira-kira hewan apakah yang mewakilinya?

Jika dibandingakan dengan artefak-artefak kuno berbentuk makhluk hidup dari seluruh kebudayaan di seluruh dunia, yang satu ini sangat berbeda. Karakteristiknya sangat berbeda dengan artefak peninggalan kebudayaan lain yang pada umumnya berbentuk realistis dan sangat mudah dikenal hanya dengan melihat bentuk morfologinya saja.

Ada beberapa jenis hewan terbang seperti burung (unggas) dan serangga serta beberapa mamalia seperti tupai terbang dan oppossum. Kemudian ada beberapa jenis kadal, ada juga jenis-jenis ikan tertentu yang juga dapat meluncurkan tubuhnya secara singkat ke udara.

Tapi, dari semuanya itu, hewan jenis apa yang lebih tepat untuk mewakili obyek-obyek misterius tersebut? Merlihat dari bentuknya saja, dapat diperkirakan jika benda tersebut bukan gambaran makhluk hidup jenis apa pun.

Seharusnya para ilmuwan tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk terlalu ngotot menyebutkan bahwa obyek-obyek tersebut merupakan gambaran dari suatu spesies hewan. Kini, saatnya kita membuka pikiran mengenai ketidakmungkinan prasejarah menjadi sesuatu yang mungkin terjadi.

Anak kecil sekali pun tidak akan mengimajinasikan obyek itu sebagai burung apabila diperlihatkan kepadanya. Mungkin, mereka akan lebih suka menyebutnya sebagai "mainan" berbentuk pesawat terbang. Walaupun demikian, sesungguhnya masih terlalu sulit bagi kita untuk mengidentifikasi/menentukan obyek apa yang diukir oleh para pemahat masa silam itu.

Apakah benar artefak-artefak ini bisa dijadikan bukti kuat bahwa peradaban prasejarah telah memasuki zaman aeronautika? Mungkin masih sangat sulit untuk mendapatkan jawaban yang benar-benar memuaskan.

Jika kita perhatikan gambar artefak itu, struktur dari benda tersebut benar-benar telihat seperti kerangka sebuah pesawat terbang modern. Di sana kita bisa melihat secara jelas bentuk kedua sayapnya, dan bagian depan yang mirip dengan moncong pesawat terbang pada umumnya.

Hal itu berlaku juga pada bagian belakangnya, di mana tidak ada perbedaan bentuk yang terlalu mencolok dengan bentuk posisi kemudi di bagian belakang pesawat modern.

Bila kita mengidentifikasi artefak tersebut, kita akan semakin yakin bahwa benda kuno itu tidak sekali pun dapat mewakili bentuk dari suatu jenis spesies hewan, sehingga sebutan zoomorpic sepertinya tidak terlalu tepat.

Menurut pandangan masyarakat umum, awal 1900-an merupakan titik awal dari perkembangan menuju era transportasi udara, setelah Wright bersaudara berhasil mengembangkan konsep pesawat terbang berkekuatan mesin pertama pertama di dunia, yang mereka namakan Kitty Hawk.

Tapi bisa jadi, ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita sebenarnya telah memasuki zaman nuklir, dan telah mampu mengembangkan teknologi dirgantara/aeronautika yang canggih. Bahkan mungkin mereka telah berhasil menemukan dan menggunakan peralatan listrik.

Sudah terlalu banyak informasi yang kita dapatkan mengenai mesin-mesin terbang masa silam. Mulai dari catatan kitab suci di daratan India hingga ke wilayah Benua Amerika. Info-info itu pun dipertegas dengan temuan-temuan arkeologi yang sangat banyak dan tersebar rata dari berbagai penjuru dunia.

Banyak lukisan purbakala yang terukir pada gua, dan umumnya menggambarkan sesuatu yang di luar dugaan kita. Para pelukis gua itu menggambarkan sesuatu yang membingungkan, benda-benda terbang yang aneh, lengkap dengan para pengemudinya yang menggunakan helm logam. Apakah mereka menggambarkan secara kebetulan saja, sesuai imajinasi mereka?

Baca juga: Misteri Penemuan Baterai Kuno Berusia Ribuan Tahun di Baghdad

Related

Technology 6441509070303813837

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item