Perbedaan Doctor Strange dengan Film-film Superhero Lainnya

Perbedaan Doctor Strange dengan Film-film Superhero Lainnya

Naviri Magazine - Bernuansa mencekam dan psychedelic. Begitulah gambaran tentang Doctor Strange, film adaptasi komik keluaran Marvel Studios, sebagaimana dikatakan sinematografer Ben Davis.

Saat berbicara di BAFTA Masterclass, pada pekan lalu, Davis yang menjabat sebagai Director of Photography Doctor Strange mendaulat film garapannya ini tak ubahnya Fantasia versi Marvel Studios.

Fantasia adalah film animasi Walt Disney Productions yang dirilis pada 1940. Film ini diingat karena dua hal. Pertama, bernuansa mencekam dan psychedelic. Kedua, berhasil melejitkan karakter Mickey Mouse yang sedang redup.

Baik Fantasia maupun Doctor Strange sama-sama berkisah tentang penyihir. Kedua film ini masing-masing diperankan oleh Mickey Mouse dan Benedict Cumberbatch.

Davis menjelaskan, visi dan nuansa Doctor Strange juga terinpirasi seniman dan ilusionis Maurits Cornelis Escher asal Belanda. Nuansa psychedelic membuat Doctor Strange terlihat nyeleneh, tak seperti tipikal film keluaran Marvel Studios.

"Director of Photography selalu menyukai kata 'mencekam.' Masalahnya, para produser tak menyukainya. Saya mendeskripsikan Doctor Strange sebagai 'Fantasia dari Marvel' karena film ini banyak bercerita soal dimensi lain. Film ini berbeda dari semua film mereka," jelas Davis.

Doctor Strange, menurut Davis, banyak melewati proses pra-visualisasi atau pre-rendering, demi mendapatkan gambaran suatu adegan secara kompleks. Saking kompleksnya, sampai-sampai Davis sendiri kebingungan untuk memfilmkan adegannya.

Related

Film 1926363022404271056

Recent

item