Kisah Lengkap The Beatles, Grup Musik Legendaris Sepanjang Masa (Bagian 8)

Kisah Lengkap The Beatles, Grup Musik Legendaris Sepanjang Masa, naviri.org, Naviri Magazine, naviri majalah, naviri

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Kisah Lengkap The Beatles, Grup Musik Legendaris Sepanjang Masa - Bagian 7). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

The Beatles diabadikan dalam Rock and Roll Hall of Fame, pada tahun 1988. Harrison dan Starr menghadiri upacara beserta janda Lennon, Yoko Ono, dan dua putranya, Julian dan Sean.

McCartney batal datang dengan melakukan konferensi pers, "Setelah 20 tahun, The Beatles masih punya banyak selisih urusan yang saya harap dapat diselesaikan mulai sekarang. Sayangnya, mereka tidak mau, jadi saya merasa seperti munafik yang melambaikan tangan dan tersenyum pada mereka dalam reuni palsu." ("After 20 years, The Beatles still have some business differences which I had hoped would have been settled by now. Unfortunately, they haven't been, so I would feel like a complete hypocrite waving and smiling with them at a fake reunion.")

Tahun berikutnya, EMI/Capitol mengabulkan tuntutan The Beatles yang sudah puluhan tahun, mengenai royalti, dan memberikan label resmi terhadap material yang tak terilis sebelumnya.

1990-an

Live at the BBC, perilisan resmi pertama yang berisi pertunjukkan The Beatles yang tidak dirilis dalam 17 tahun terakhir, akhirnya muncul di tahun 1994. Pada tahun yang sama, McCartney, Harrison, dan Starr, melakukan reuni untuk proyek The Beatles Anthology, yang sebenarnya sudah dikerjakan mulai akhir 1960-an oleh Neil Aspinall.

Awalnya, sebagai manajer perjalanan dan kemudian asisten personal The Beatles, Aspinall mulai mengumpulkan material untuk film dokumenter setelah ia menjadi direktur Apple Corps di tahun 1968. Mendokumentasikan sejarah The Beatles, proyek ini meliputi perilisan banyak rekaman yang tak dirilis; McCartney, Harrison dan Starr juga menambah beberapa permainan alat musik dan vokal baru ke 2 lagu demo, yang direkam Lennon di akhir 1970-an.

Di tahun 1995 dan 1996, proyek tersebut menghasilkan 5 seri televisi, video volume-8 dan 3 set box CD (berisi 2). Dua lagu demo Lennon, Free as a Bird dan Real Love, masing-masing dirilis lagi sebagai singel. Box CD menyertakan karya Klaus Voorman, sang kreator sampul album Revolver di tahun 1966. Penjualan mencapai kesukesasan besar, dan seri televisinya telah ditonton lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia.

2000-an

“1”, sebuah kompilasi album dari tiap lagu nomor satu di tangga lagu Britania Raya dan Amerika Serikat, dirilis pada 13 November 2000. Album tersebut menjadi album dengan penjualan tercepat sepanjang masa. Pada minggu pertama mencapai 3,6 juta kopi, dan lebih dari 12 juta kopi dalam 3 minggu di seluruh dunia.

Di 28 negara, album tersebut menduduki tangga lagu di nomor satu, termasuk di Inggris dan Amerika Serikat. Pada April 2009, album ini telah terjual lebih dari 31 juta kopi, dan menjadi album dekade yang paling laris di Amerika Serikat.

Harrison meninggal dunia karena kanker paru-paru, pada 29 November 2001. McCartney dan Starr bersama musisi-musisi lain ikut mengadakan Concert for George, yang diorganisasi oleh Eric Clapton dan janda mendiang Harrison, Olivia. Konser diselenggarakan di Royal Albert Hall di hari peringatan satu tahun kematian Harrison.

Selain lagu yang dikomposisikan untuk The Beatles dan karir solonya, konser itu juga mengikutsertakan musik tradisional India yang disukai Harrison, dan ikut mempengaruhi warna musik The Beatles.

Pada tahun 2003, Let It Be... Naked, versi baru dari Let It Be yang dikerjakan McCartney, dirilis. Salah satu perbedaan utamanya dengan album asli adalah penghilangan aransemen alat musik gesek asli. Album ini masuk 10 besar dalam tangga lagu di Inggris maupun Amerika Serikat.

Lagu The Beatles digunakan sebagai lagu latar Cirque du Soleil Las Vegas. George Martin dan putranya, Giles, me-remix dan menyambungkan 130 buah rekaman The Beatles untuk menghasilkan album berjudul Love, dengan cara "menghidupkan kembali semua periode musical The Beatles dalam peridoe yang sangat singkat" ("a way of re-living the whole Beatles' musical lifespan in a very condensed period").

Pertunjukan tersebut dibuka secara resmi pada Juni 2006, dan album Love dirilis pada November. McCartney dan Starr menghadiri satu tahun acara, dan muncul dalam acara Larry King Live bersama Ono dan Olivia Harrison.

Pada tahun 2007, dikabarkan McCartney berniat menyelesaikan Now and Then, demo ketiga Lennon yang dikerjakan dalam sesi Anthology. Karya tersebut akan dikreditkan dengan komposisi Lennon/McCartney dengan penambahan versi baru, dan juga menyertakan lagu dengan gebukan drum oleh Starr, dan rekaman gitar Harrison.

Pada bulan Maret 2008, pengacara The Beatles ditunjuk untuk mencegah distribusi rekaman-rekaman pertunjukan Starr yang tak terilis pada saat pertunjukkan pertamanya di The Star Club, Hamburg, pada tahun 1962.

Pada bulan November, McCartney mendiskusikan keinginannya agar Carnival of Light, sebuah rekaman eksperimental berdurasi 14 menit yang direkam The Beatles di Studio Abbey Road pada tahun 1967, dapat dirilis secara resmi.

McCartney mengadakan konser amal pada 4 April 2009 di Radio City Music Hall untuk David Lynch Foundation, dengan penampilan berbagai musisi, termasuk Starr.

The Beatles: Rock Band, sebuah video game musik dari serial Rock Band, dirilis pada 9 September 2009. Pada hari yang sama, 12 album asli The Beatles yang sudah dipoles, Magical Mystery Tour, dan kompilasi Past Masters, dirilis secara bersamaan.

Pengaruh

Musisi-musisi yang mempengruhi The Beatles pada awalnya antara lain Elvis Presley, Little Richard, dan Chuck Berry, yang lagu-lagunya dinyanyikan ulang lebih sering daripada karya musisi lain dalam pertunjukan-pertunjukkan mereka.

Pada saat satu tempat tinggal dengan Little Richard di Star Club Hamburg dari April-Mei 1962, ia menyarankan pada mereka agar dapat membawakan lagu-lagunya dengan teknik yang lebih tepat.

Tentang Elvis, Lennon mengatakan, "Tidak ada yang benar-benar mempengaruhi saya sampai saya mendengar Elvis. Jika tidak ada Elvis, pasti tidak akan ada The Beatles." ("Nothing really affected me until I heard Elvis. If there hadn't been Elvis, there would not have been The Beatles".)

Pengaruh-pengaruh lain didapat dari Buddy Holly, Eddie Cochran, Carl Perkins, Roy Orbison, dan The Everly Brothers.

The Beatles tetap menyerap pengaruh dari musisi lain, jauh setelah mereka mendapatkan kesukesan awal, seringkali menemukan cara bermusik dan menulis lirik yang baru, dengan mendengarkan karya-karya mereka, seperti Bob Dylan, Frank Zappa, The Byrds, dan The Beach Boys, dengan album tahun 1966-nya, yang berjudul Pet Sounds, membuat kagum dan menginspirasi McCartney.

Martin mengatakan, "Tanpa Pet Sounds, Sgt, Pepper tidak akan tercipta… Pepper adalah upaya untuk menyamai Pet Sounds." ("Without Pet Sounds, Sgt. Pepper wouldn't have happened... Pepper was an attempt to equal Pet Sounds.")

Genre

Berawal dari grup musik skiffle, The Beatles selanjutnya memainkan musik ber-genre rock and roll 1950-an, serta berbagai variasi musik pop. Karena luasnya gaya bermusik yang mereka mainkan, Lennon berkomentar mengenai album Beatles for Sale: "Kau bisa menyebut album baru kami sebuah LP country-dan-Western Beatles." ("You could call our new one a Beatles' country-and-western LP.")

Sementara Allmusic secara khusus memuji album Rubber Soul sebagai pengaruh besar dalam pergerakan musik folk rock. Dimulai dengan penggunaan kuartet alat musik gesek di lagu Yesterday, mereka mulai memasukkan unsur musik klasik.

Genre musik lainnya mulai diberikan pada tahun 1966 melalui lagu B-side, di singel Paperback Writer yang berjudul Rain, didefinisikan oleh Martin Strong dalam The Great Rock Discography sebagai "the first overtly psychedelic Beatles' record" ("kelahiran pertama rekaman Beatles yang bernuansa psikedelik").

Baca lanjutannya: Kisah Lengkap The Beatles, Grup Musik Legendaris Sepanjang Masa (Bagian 9)

Related

Music 4977372241264067366

Recent

item