Prediksi JP Morgan: Harga Bitcoin Akan Mencapai Rp 2,9 Miliar per Koin Pada 2022



Naviri Magazine - Dua tahun lagi atau sekitar akhir 2022 harga bitcoin akan semakin menggila. Diperkirakan tumbuh hingga 10 kali lipat atau bisa mencapai US$650 ribu (Rp 9,2 Miliar).

Investor modal asal AS, Tim Draper dalam tweetnya memprediksi jika Bitcoin akan meningkat 10 kali lipat pada akhir 2022 atau awal 2023. Dia memperkirakan harganya mencapai US$260 ribu atau Rp3,6 miliar.

Namun harga yang lebih tak masuk akal disebutkan oleh laporan dari JP Morgan. Perusahaan itu menyebutkan jika Bitcoin akan bernilai US$650 ribu atau sekitar Rp2,9 miliar.

Laporan itu menyebutkan jika prediksi ini mengikuti tren positif dari bitcoin selama pandemi Covid-19. Menurut JP Morgan, mata uang alternatif termasuk emas serta bitcoin mendapatkan pertumbuhan aset masing-masing mencapai 27 persen dan 227 persen, dikutip dari Express.

Sebagai informasi bitcoin saat ini dijual sekitar US$27 ribu-an. Angka itu menjadi yang tertinggi setelah 2017 lalu menyentuh harga US$20 ribu.

Sebelumnya, tren positif bitcoin juga dilaporkan Co-head of Portfolio Strategy Bernstein Research, Inigo Fraser-Jenkins. Dia menyebutkan jika pandemi membuat sejumlah pemerintah melakukan perubahan kebijakan keuangan.

Perubahan itu juga membuat para investor menjadi lebih tertarik menyimpan hartanya di bitcoin, karena adanya peningkatan ekspansi fiskal serta inflasi yang tinggi.

Sementara itu miliuner yang juga CEO Galaxy Digital, Mike Novograts peningkatan aktivitas digital selama pandemi juga membuat meroketnya nilai bitcoin. Dia menyebutkan salah satunya adalah Zoom yang telah jadi bagian hidup masyarakat dunia.

Perubahan aktivitas itu juga membuat investor semakin merasa nyaman untuk menggunakan dompet digital.

Related

News 6711463536734897119

Recent

item