Ini 11 Manfaat Propolis untuk Kesehatan, Berdasarkan Penelitian Ilmiah


Naviri Magazine - Propolis atau lem lebah adalah senyawa lengket yang dihasilkan lebah dari bunga dan getah daun pohon. Senyawa ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Ketahui informasi selengkapnya mulai dari definisi, kandungan, manfaat hingga efek sampingnya di bawah ini.

Apa Itu Propolis?

Propolis adalah senyawa lengket berwarna cokelat kehijauan yang digunakan sebagai pelapis untuk membangun sarang lebah. Senyawa seperti resin ini dihasilkan lebah dari getah daun pohon dan bunga tertentu yang memiliki banyak manfaat luar biasa.

Ditemukan dalam jumlah sedikit dalam sarang lebah, obat herbal yang juga disebut lem lebah ini banyak tersedia dalam bentuk suplemen. Ini juga digunakan sebagai bahan dalam produk obat yang diminum dan dioleskan langsung ke kulit, seperti salep dan krim.

Kandungan Propolis

Para peneliti telah mengidentifikasi lebih dari 300 senyawa dalam propolis. Sebagian besar senyawa ini adalah polifenol. Polifenol adalah antioksidan yang bisa melawan penyakit dan kerusakan di dalam tubuh.

Secara khusus, lem lebah mengandung polifenol yang disebut flavonoid. Flavonoid diproduksi di tanaman sebagai bentuk perlindungan. Ini biasanya ditemukan dalam makanan yang diduga memiliki sifat antioksidan, termasuk buah-buahan, teh hijau, sayuran, dan anggur merah.

Manfaat Propolis untuk Kesehatan 

Meskipun beberapa pengujian secara klinis telah menguji efek kesehatan lem lebah, ada beberapa bukti bahwa obat alami ini memberikan manfaat tertentu untuk kesehatan.

Berikut ini sejumlah manfaat propolis untuk kesehatan:

1. Membantu Penyembuhan Luka

Propolis mengandung senyawa khusus yang disebut pinocembrin, yaitu flavonoid yang bermanfaat sebagai antijamur. Sifat antiinflamasi dan antimikroba inilah yang membuat lem lebah bisa membantu penyembuhan luka.

Penelitian telah menemukan bahwa obat herbal ini bisa membantu mengobati luka bakar traumatis sembuh lebih cepat, dengan mempercepat pertumbuhan sel baru yang sehat.

Sedangkan penelitian lain menemukan bahwa ekstrak alkohol propolis topikal lebih efektif daripada krim steroid dalam mengurangi sel mast pada luka operasi mulut. Sel mast terkait dengan peradangan dan memperlambat penyembuhan luka.

2. Herpes Simpleks

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengoleskan propolis dapat membantu mengobati herpes simpleks atau juga disebut cold sore (luka dingin).

Dalam penelitian yang diterbitkan di Phytotherapy Research pada tahun 2010, para ilmuwan menemukan bahwa ekstrak obat ini memiliki efek melawan virus yang dapat membantu melumpuhkan virus herpes simpleks tipe 1, virus yang menyebabkan luka dingin.

3. Herpes Genital

Menurut penelitian yang diterbitkan di Phytomedicine, manfaat propolis dalam bentuk salep dapat membantu mengobati luka yang terkait dengan herpes genital.

Pria dan wanita penderita herpes genital yang menggunakan salep dengan kandungan flavonoid bersumber dari lem lebah, salep yang mengandung asiklovir (obat untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka terkait herpes), atau salep plasebo.

Dalam hasil penelitian, 24 dari 30 orang yang menggunakan lem lebah telah sembuh, dibandingkan dengan 14 dari 30 pada orang yang menggunakan asiklovir dan 12 dari 30 pada kelompok plasebo.

Kesimpulannya, salep yang mengandung flavonoid bersumber dari lem lebah ini lebih efektif daripada salep asiklovir dan plasebo dalam mengobati luka yang terkait dengan herpes genital.

4. Mengobati Luka Bakar

Menurut penelitian dari Journal of Alternative and Complementary Medicine, khasiat propolis dapat meningkatkan penyembuhan luka bakar ringan.

Para peneliti membandingkan efek krim kulit berbasis lem lebah dengan efek perak sulfadiazin, obat yang biasa digunakan dalam pengobatan luka bakar derajat dua dan tiga, pada pasien yang memiliki luka bakar derajat dua.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lem lebah dan perak sulfadiazin sama efektifnya untuk pengobatan luka bakar. Terlebih lagi, lem lebah tampaknya memberikan manfaat antiinflamasi yang lebih besar daripada perak sulfadiazin.

5. Gangguan Gastrointestinal

Penelitian menunjukkan bahwa manfaat propolis bisa membantu mengobati gangguan pencernaan, termasuk kolitis ulserativa, kanker saluran pencernaan, dan tukak lambung.

Komponen dalam lem lebah, termasuk caffeic acid phenethyl ester (CAPE), artepillin C, kaempferol, dan galangin, telah terbukti efektif menghilangkan patogen, termasuk H. pylori. Namun, penelitian ini masih terbatas pada hewan dan kultur sel.

6. Mencegah Gigi Berlubang

Sebuah penelitian dari Biological & Pharmaceutical Bulletin menunjukkan propolis bisa membantu mencegah gigi berlubang.

Dalam penelitian laboratorium, para ilmuwan menemukan bahwa senyawa yang ditemukan dalam lem lebah bisa membantu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, bakteri mulut yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa lem lebah juga bisa membantu mencegah Streptococcus mutans menempel di lapisan gigi.

7. Obat Kumur

Manfaat propolis bisa membantu mengobati pembengkakan (peradangan) dan luka di dalam mulut (mukositis mulut). Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan obat kumur lem lebah bisa membantu mengobati luka yang disebabkan oleh obat kanker atau gigi palsu.

8. Mengontrol Diabetes

Temuan dari penelitian berbasis hewan menunjukkan bahwa kegunaan propolis dapat membantu pengobatan diabetes.

Dalam penelitian di tahun 2005 yang diterbitkan dalam Pharmacological Research, misalnya tes pada tikus penderita diabetes mengungkapkan bahwa pengobatan dengan lem lebah membantu menurunkan kadar gula darah dan menurunkan kolesterol.

Namun, hasil penelitian tersebut belum direplikasi dalam penelitian manusia.

9. Mencegah dan Mengobati Pilek dan Sakit tenggorokan

Penelitian telah menunjukkan bahwa khasiat propolis secara alami bisa mencegah dan mempersingkat lamanya flu biasa, yang sering kali disertai sakit tenggorokan.

Satu penelitian memberikan ekstrak lem lebah cair kepada sekelompok anak-anak sekolah selama musim dingin selama satu tahun. Dosis harian yang tepat tidak diberikan, tetapi anak-anak yang diobati dengan lem lebah mengalami lebih sedikit pilek dengan gejala akut atau kronis. Ekstrak lem lebah juga dapat ditoleransi dengan baik.

10. Mengobati Kanker

Kegunaan propolis telah disarankan dalam mengobati kanker tertentu. Menurut sebuah penelitian, beberapa efek antikanker dari zat ini, termasuk: Mencegah sel kanker berkembang biak. Mengurangi kemungkinan sel menjadi kanker. Menghambat jalur yang mencegah sel kanker memberi sinyal satu sama lain.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa khasiat propolis bisa menjadi terapi pelengkap, tetapi bukan satu-satunya pengobatan untuk kanker. Penelitian lain menemukan bahwa mengonsumsi lem lebah dari Cina dapat menjadi terapi pelengkap yang bermanfaat dalam mengobati kanker payudara karena efek antitumornya pada sel kanker payudara.

11. Manfaat Propolis Lainnya

Ada banyak kegunaan propolis lainnya yang belum terbukti secara medis, sehingga masih memerlukan bukti lebih lanjut untuk menilai obat herbal ini.

Berikut sejumlah masalah kesehatan yang mungkin dapat diobati lem lebah:
Jenis infeksi usus yang disebut giardiasis.
Luka bakar ringan.
Sariawan (kandidiasis orofaringeal).
Infeksi saluran pernapasan bagian atas.
Tuberkulosis.
Meningkatkan respons imun.
Gangguan lambung dan usus.
Pembengkakan vagina (vaginitis).
Kutil
Infeksi.
Luka.
Luka kanker
Kanker hidung dan tenggorokan.
Peradangan.

Related

Health 7559051137706057539

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item