Ini Alasan Merokok Bikin Orang Mudah Terinfeksi Covid-19, Menurut Dokter


Naviri Magazine - Ketua Kelompok Kerja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia atau PDPI, Erlina Burhan mengatakan merokok dan menghirup asap rokok dapat mempermudah kondisi seseorang terinfeksi virus corona. Bukan hanya daya tahan tubuh yang menurun, asap rokok juga melumpuhkan sistem pernapasan.

"Merokok dan asap rokok dapat melumpuhkan mukosa dalam sistem pernapasan, sehingga apapun yang masuk tidak dapat ditahan atau disaring, termasuk Covid-19," ujar Erlina Burhan dalam diskusi bersama Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau yang berlangsung secara virtual.

Erlina Burhan mengatakan salah satu bentuk keganasan virus corona adalah menyerang sistem pernapasan. Pada pasien yang tidak merokok, salah satu gejala yang muncul adalah sesak napas. Kondisi tersebut bakal semakin parah jika sistem pernapasan lumpuh akibat asap rokok.

Deputi II Kantor Staf Presiden, Aditya Syarif menyampaikan sebuah penelitian pada negara berkembang yang penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah. Hasil penelitian tersebut menunjukkan angka kematian pasien Covid-19 lebih besar terjadi pada perokok.

"Prevalensinya satu persen pada pria dewasa yang merokok dengan angka mortalitasnya mencapai 0,8 persen," kata Aditya dalam diskusi yang sama. Hingga Januari 2021, jumlah penduduk Indonesia yang terinfeksi Covid-19 mencapai lebih dari 1 juta orang. 

Angka tersebut, menurut Erlina Burhan, menyumbang satu persen populasi dunia yang terinfeksi virus corona. Bukan cuma itu, sepanjang 2020 terdapat sekitar 30 ribu kematian akibat infeksi virus corona.

Sebab itu, selain menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, setiap orang juga harus menghindari asap rokok, dan berhenti merokok.

Related

Health 2328970468273092886

Recent

item