Kerja Keras Itu Penting, tapi Jangan Lupa Menikmati dan Mengembangkannya


Naviri Magazine - Semua orang pasti ingin mencapai kesuksesan dan mendapat hasil maksimal atas kerja kerasnya.

Kesuksesan tersebut pasti didapat dengan usaha dan kerja keras. Tetapi sayangnya, tak semua orang yang sudah berusaha dan bekerja sama dapat mencapai kesuksesan dan juga bisa memiliki penghasilan yang banyak.

Selebritis hingga kini jadi patokan kriteria kesuksesan seseorang. Ini karena hampir semua selebritis pada masa jayanya memiliki kekayaan yang melambung tinggi. Bahkan banyak selebritis yang kekayaannya melebihi pengusaha atau pemilik bisnis, sebut saja Raffi Ahmad dan Syahrini.

Tetapi ternyata, para selebritis tak hanya mengandalkan eksistensinya di dunia hiburan dan pendapatan dari karirnya demi mencapai kesuksesan dan memiliki banyak uang. 

Biasanya, para selebritis yang berpenghasilan tinggi membuka peluang usaha lainnya. Ini mereka pilih untuk menghindari kepailitan, ketika namanya tak lagi moncer di dunia hiburan.

Karena bukan hal yang aneh bahwa selebritis pasti memiliki masa senja yang membuat nama dan karirnya redup, sehingga tak heran bila mereka berlomba-lomba membuka peluang usaha.

Bahkan ada peluang dan juga kerja keras lain yang pastinya dilakukan para selebritis atau para pengusaha kaya itu mencapai kekayaannya. Apa saja yang mereka lakukan ya? Mengapa bisa kaya raya?

Ada banyak definisi tentang arti kaya raya. Menjadi seseorang yang kaya, merupakan pikiran dasar seseorang tentang kekayaan dalam bentuk keuangan. Tetapi, pada dasarnya, orang kaya bisa saja menjadi miskin, kapan saja. Bahkan orang miskin juga bisa kaya, kapan saja.

Misalnya, menjadi kaya bisa diilustrasikan sebagai keluarga dengan lima orang anggota yang memiliki kasih yang penuh dari keluarganya, berkecukupan, bisa beli barang mewah hingga memiliki fasilitas berkelas.

Sedangkan keluarga lain yang juga punya lima anggota keluarga mungkin hanya tinggal di rumah tipe kecil, mereka masih tidur beralas tikar, dan terus berjuang dan memiliki banyak kebutuhan yang belum sanggup terpenuhi.

Sebagian besar orang menganggap hal seperti itulah perbandingan patokan seseorang bisa dikatakan kaya atau tidak.

Mereka yang mampu membeli segalanya, memiliki berbagai hal mewah, juga jadi patokan bahwa ia memiliki kekayaan lebih, didukung kondisi keluarga mereka yang mampu menikmati makanan mahal tanpa pusing memikirkan tagihan bayarannya.

Mereka bahkan memiliki kebebasan hutang dan cenderung bahagia karena bisa membeli banyak hal. Padahal, semua orang hanya perlu fokus dengan yang mereka kerjakan, tetapi tetap menyeimbangkan kehidupannya.

Terkadang banyak orang yang hanya fokus bekerja tetapi lupa akan hal yang membuatnya sukses dan kaya.

Related

Inspiration 7470113889565264357

Recent

item