Kisah Penyerangan Pearl Harbor dan Masuknya Amerika ke Perang Dunia


Naviri Magazine - Ketika Perang Dunia II telah berkecamuk, sebenarnya Amerika tidak turut dalam perang tersebut. Berdasarkan sejarah, Amerika Serikat baru mulai memasuki kancah perang, setelah Jepang melakukan serangan brutal di Pearl Harbor, yang menewaskan banyak pasukan Amerika.

Serangan mendadak Jepang pada 7 Desember 1941 itu kemudian memaksa Amerika Serikat tak dapat menolak keikutsertaannya di Perang Dunia II.

Presiden Franklin D. Roosevelt sebetulnya sudah tahu, perundingan diplomatik yang gagal antara Amerika dan Jepang kemungkinan akan segera diikuti dengan perang. Namun kondisi tersebut tak cepat ditanggapi untuk meningkatkan keamanan angkatan laut.

Saat itu hari Minggu pagi, banyak personil militer Amerika masih diberi izin menghadiri ibadah keagamaan. Sedangkan dua operator radar tiba-tiba melihat kelompok besar pesawat terbang Jepang menuju Pearl Harbor dari arah utara.

Amerika tak punya persiapan, dan belum siap pada kejutan dahsyat. Lima kapal perang, tiga kapal perusak, dan tujuh kapal tipe lainnya, hancur seketika. Lebih dari 200 pesawat hancur.

Tentu yang paling menyakitkan adalah tewasnya 2.400 orang Amerika, yang meski berjuang menunda kematian tapi yang mereka alami sejatinya bukan perang. Ini serangan sepihak yang juga melukai 1.200 orang lainnya.

Jepang tak mendapatkan perlawanan berarti, mereka hanya kehilangan 30 pesawat dan lima kapal selam kecil. Serta kurang dari 100 orang pasukan Jepang yang tewas.

Sehari pasca serangan Pearl Harbor, Kongres menyetujui resolusi yang mengakui perang antara Amerika-Jepang.

Setelah itu, kita pun tahu bagaimana brutalnya Perang Dunia ke-2, sampai akhirnya dendam Amerika dibayarkan lewat bom atom di Hirosima-Nagasaki.

Related

History 7900020640876919799

Recent

item