Mengapa Kebanyakan Hantu Berpakaian Putih?


Naviri Magazine - Terlepas dari perdebatan apakah hantu benar ada atau tidak, namun hantu adalah sosok yang kerap muncul, khususnya di film-film horor. Jika kita perhatikan, kebanyakan hantu berpakaian putih-putih. Termasuk hantu-hantu yang biasa muncul di film Indonesia. Suster ngesot, misalnya, mengenakan pakaian putih. Begitu pula kuntilanak, dan lain-lain.

Kenapa kebanyakan hantu berpakaian putih?

Betty DuPont, seorang direktur dari New England Paranormal Investigator (PI-NE) di Vermont, Amerika Serikat, mencoba memberi penjelasan terkait hal itu.

"Hantu-hantu memproyeksikan diri mereka berdasarkan apa yang terakhir mereka alami," papar DuPont, seperti dilansir dari Racked. Menurutnya, hantu juga mengenakan pakaian yang paling sesuai dengan identitas mereka di saat masih hidup.

Jawaban DuPont cukup mewakili segenap cerita hantu wanita bergaun putih, yang berarti mereka telah meninggal dengan busana yang sama atau jati diri mereka (biasanya  hantu ibu) paling cocok dengan warna putih. "Bahkan jika mereka mati terbakar, mereka tetap mengenakan pakaian (yang utuh)," lanjut DuPont.

Tentunya tak semua orang setuju dengan pendapat DuPont. Banyak yang menilai, gaun putih yang dipakai hantu-hantu wanita di seluruh dunia tak lebih dari sekadar stereotip global akan persona mistis. Selain itu, putih ialah warna paling menarik perhatian, dan mudah dilihat saat malam dan gelap gulita.

Related

Mistery 1646474806625091685

Recent

item