4 Masalah Gigi dan Mulut yang Muncul karena Stres


Stres dan kecemasan bisa berdampak pada kesehatan seperti gangguan tidur, sakit kepala, dan otot tegang. Selain itu, stres juga bisa memengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Terdapat sejumlah masalah gigi dan mulut yang muncul karena stres. Masalah ini dapat berupa perilaku yang merusak gigi maupun kesehatan gigi yang memburuh.

1. Menggetarkan gigi

Sebagian orang bereaksi terhadap stres dengan cara menggetarkan gigi. Ini sama halnya dengan berkeringat, jantung berdebar, atau sakit perut yang juga kerap muncul saat stres.

Jika aktivitas ini tidak dihentikan, gigi dapat menjadi retak, sakit rahang, sakit kepala, dan sebagainya.

2. Menggigit kuku

Selain menggetarkan gigi, stres juga dapat membuat seseorang menggigit kuku. Aktivitas ini meningkatkan risiko kuman berpindah ke mulut. Alhasil, infeksi mulut dan berbagai penyakit menular lainnya bisa terjadi.

3. Mulut kering

Mulut kering terjadi karena tubuh tidak cukup memproduksi air liur. Kondisi ini bisa dipicu oleh stres.

"Stres, kecemasan, dan depresi telah terbukti menurunkan produksi air liur, dan dapat membuat mulut Anda terasa kering dan gatal - terutama di malam hari," kata dokter spesialis gigi Khaled Kasem kepada Metro.co.uk.

4. Sariawan

Sariawan juga merupakan salah satu gejala stres. Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara kesehatan mental dengan sariawan.

Itulah masalah gigi dan mulut yang muncul karena stres. Jika Anda mengalami kondisi ini, periksa kembali tingkat stres atau kondisi kesehatan Anda. Konsultasikan ke dokter dan psikolog atau konselor untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Related

Health 4173067978190337210

Recent

item