Diburu Polisi, Foto Pemeras Modus Tabrak Lari di Pasar Rebo Disebarkan, Warga Ungkap Fakta Sebenarnya


Seorang pemeras dengan modus korban tabrak lari berpura-pura pincang kini diburu oleh polisi. Foto tampang pemeras dengan modus tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur itu disebarkan di media sosial. Warga mengungkap fakta sebenarnya.

Foto tampang pelaku pemerasan itu berasal dari tangkapan layar sebuah video yang beredar di media sosial Facebook. Foto itu memperlihatkan seorang pria diduga berpura-pura menjadi korban tabrak lari pengendara mobil.

Awalnya, video tersebut diunggah oleh akun Dandy Lingga. "Waspada yang punya mobil modus terbaru tabrak lari/teriakin maling, liat dia bisa lari terus pura-pura pincang. Tetap tenang jangan panik/kabur," tulis Dandy Lingga pada unggahannya.

Aksi pemerasan dengan modus 'korban tabrak lari' di Pasar Rebo, Jakarta Timur sempat membuat heboh warga. Pelaku, yang berpura-pura pincang usai 'ditabrak lari', kini diburu polisi.

Pelaku pemerasan yang saat itu dibonceng terlihat menunjuk-menunjuk mobil dan bermaksud menghentikannya. Aksi pria mengejar mobil itu ternyata direkam oleh korban yang ada di mobil tersebut.

Kejadian itu viral di media sosial. Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan pihaknya langsung menelusuri ke TKP untuk mencari tahu kebenaran peristiwa yang terjadi pada Rabu (26/1/2022).

Ahsanul membenarkan saat itu ada dua laki-laki yang berboncengan motor mengejar sebuah mobil Avanza. Kedua laki-laki itu hendak menyetop mobil Avanza dengan dalih meminta pertanggungjawaban akibat kaki yang dilindas.

Di dalam mobil itu, terdapat 1 laki-laki yang mengemudikan mobil dan 2 perempuan sebagai penumpang. Tiba-tiba pelaku turun dengan kaki terpincang-pincang dan menghadang mobil dari depan.

"Pelaku laki-laki yang posisi bonceng lari mengejar mobil Avanza warna hitam menyetop di depan mobil dengan berteriak, menunjuk kaki seolah-olah terlindas mobil yang dikendarai korban," kata Ahsanul.

Bukan cuma itu, pelaku juga sempat berteriak kepada pengendara lain yang melintas dan warga sekitar bahwa kakinya habis dilindas oleh pengendara Mobil Avanza. Padahal hal tersebut hanya akal-akalan pelaku.

Warga sekitar pun tidak meresponsnya bahkan menyebut bahwa pelaku berbohong. Pengendara mobil tersebut lalu diminta warga untuk pergi karena kondisi jalanan sudah macet akibat ulah pelaku.

Pelaku lalu meminta pertanggungjawaban pengendara mobil, tapi tidak direspons oleh pengendara mobil. Cekcok mulut pun sempat terjadi antara keduanya.

"Kemudian pengemudi buka pintu mobil sambil cekcok kemudian pengemudi menutup kaca mobil dan tangan pelaku sempet terjepit kaca mobil," jelas Ahsanul.

"Pelaku sempet lari mengikuti laju mobil karena tangan pelaku terjepit kaca mobil kurang 30 meter. Akhirnya tangan pelaku bisa lepas dari jepitan kaca mobil. (Pelaku) sempat duduk sebentar merasakan tangan sakit dan tidak ada warga yang menolong," tuturnya lagi.

Ahsanul mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelidiki dugaan pemerasan tersebut. Pihak kepolisian kini memburu pria yang pura-pura pincang tersebut. "Rencana tindak lanjut menangkap pelaku," ujar Ahsanul.

Polisi bakal tetap menelusuri kasus tersebut meski pemobil yang hendak diperas pelaku tak melapor. Ahsanul mengatakan bahwa aksi pelaku merupakan sebuah modus kejahatan. "Sepertinya modus lama," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Pasar Rebo Kompol Marbun juga mengatakan hal senada. Pihaknya masih menyelidiki kasus itu. "(Korban) Nggak lapor, kan nggak ada kerugiannya, masih diselidiki, sudah dipastikan modus," kata Marbun.

Foto tampang pemeras dengan modus tabrak lari berpura-pura pincang di Pasar Rebo itu disebarkan di media sosial. Warga yang sempat menyaksikan peristiwa tersebut mengungkap fakta sebenarnya. 

Menurut warga sekitar, Irfan (23), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Irfan mengatakan dirinya melihat dua orang menaiki sepeda motor mengejar mobil sambil berteriak. Keduanya berupaya menghentikan mobil tersebut.

"Saya kan lagi markirin tuh di sini kayak biasa. Tiba-tiba ada dua orang boncengan tuh, ngejar mobil sambil teriak-teriak buat setop mobilnya. Dia bilang, 'nih dia yang nabrak saya dari Pasar Rebo'," kata Irfan di lokasi, Sabtu (29/1/2022).

Irfan mengatakan pria itu sempat memberitahu warga kalau dirinya merupakan korban tabrak lari. Namun, pengendara lain yang melintas mengatakan pria itu merupakan penipu.

"Terus ada yang bilang pemotor lain 'modus itu modus'. Ya sudah saya ikutan 'modus-modus'. Tapi malah dimarahin sama si penipu, 'bang saya benar ketabrak ini' kata dia," ujar Irfan.

Irfan mengatakan pemobil dan pria yang mengaku korban tabrak lari itu sempat terlibat adu mulut. Irfan mengatakan pria yang mengaku ditabrak itu sempat bergelantung di kaca mobil hingga terseret.

"Sempat ramai juga. Si penipu sempat nangkring gelantungan di mobil sampai keseret gitu saya lihatnya," kata Irfan.

Irfan mengatakan cekcok yang terjadi antara pria diduga penipu dan pengendara mobil berlangsung kurang lebih 5 menit. Setelah itu, pengendara mobil meninggalkan lokasi.

"Si Pemobil pulang. Habis itu dia (penipu) nyebrang, terus nyamperin saya lagi. Kata dia 'Bang saya benar ketabrak bukan modus'," ucapnya.

"Sambil nanya 'Duh nggak ada ojek ya ini'. Akhirnya dia berentiin motor Satria. Yang naik Satria sempet saya kode kodein tapi tetap dibantu dan pergi ke arah Pasar Rebo," ucapnya. 

Related

News 503701027839966656

Recent

Hot in week

item