Penjelasan Ilmiah di Balik Cenayang dan Perjalanan Astral


Naviri Magazine - Istilah cenayang umumnya merujuk pada kemampuan “perjalanan astral”, yaitu kondisi ketika roh atau jiwa seseorang bisa keluar dari tubuh, lalu melakukan berbagai hal tanpa tubuh. Konon, perjalanan astral semacam itu memungkinkan orang melakukan hal-hal yang mustahil, yang tak bisa dilakukan dengan tubuh. 

Meski terdengar fantastis, banyak orang percaya bahwa kemampuan semacam itu benar-benar nyata, dan ada orang-orang yang mengaku bisa menjadi cenayang untuk melakukan keajaiban tersebut.

Tapi benarkah orang memang bisa melakukan perjalanan astral? Bagaimana sains menjelaskan hal tersebut?

Dalam eksperimen yang pernah dilakukan, fenomena cenayang dan perjalanan astral disebut dengan istilah The Target Identification Experiment.

Eksperimen ini bertujuan untuk menjawab apakah seseorang yang bisa keluar dari tubuhnya dan berjalan di dunia roh benar-benar terjadi (seperti Insidious), ataukah hanya imajinasi mereka saja.

Sekelompok peneliti menulis pesan di kartu, dan meletakkannya di ventilasi kamar rumah sakit. Kemudian, setiap kali seorang pasien meninggalkan ruangan, peneliti memastikan apakah pasien mempunyai kemampuan untuk keluar dari tubuhnya atau tidak. Jika mereka bisa keluar dari tubuhnya, mereka diminta untuk menemukan surat yang disembunyikan peneliti. 

Terdapat 3 pasien yang memiliki kemampuan seperti itu, namun hasilnya nihil. Tidak ada yang berhasil menemukan surat tersebut. Merasa belum puas dengan hasil eksperimen, mereka mengambil subjek seorang cenayang yang benar-benar memiliki kemampuan untuk melakukan "perjalanan astral". 

Tim menghubungkan subjek dengan mesin yang mempelajari aktivitas otaknya pada saat melakukan perjalanan astral. 

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, subjek benar-benar melihat dirinya keluar dari tubuhnya, tetapi itu bukan perjalanan astral, melainkan kemampuan otaknya untuk berhalusinasi sebebas-bebasnya.

Related

Science 2585506970342754231

Recent

Hot in week

item