Interview Kerja Bagi Fresh Graduate: 10 Hal Vital Agar Berjalan Sukses

Interview Kerja Bagi Fresh Graduate: 10 Hal Vital Agar Berjalan Sukses

Bagi fresh graduate, citra yang dibuat saat interview kerja seringkali dapat melebihi kemampuan profesional yang sebenarnya.

Ketenangan, sikap, keterampilan sosial dasar, dan kemampuan untuk berkomunikasi dievaluasi bersama dengan pengalaman dan pendidikan Anda. Kabar baiknya, semua faktor itu penting bagi tim rekrutmen untuk menilai kemampuan seseorang.

Sebagai fresh graduate, Anda dan pewawancara harus terlibat dalam interaksi yang bermanfaat serta afirmatif sehingga dapat saling bertukar informasi dan ide.

Hanya melalui dialog seperti itu, Anda dan tim rekrutmen dapat menentukan apakah Anda, perusahaan, dan pekerjaan memiliki kecocokan satu sama lain.

Untuk bisa mencapai obrolan interview kerja yang semacam itu, ada sejumlah persiapan panjang yang mau tidak mau wajib Anda jalankan. Mari membahasnya satu per satu:

Tepat Waktu

Kecenderungan fresh graduate yang meremehkan waktu sering jadi permasalahan. Karenanya, usahakan untuk sudah di lokasi 10-15 menit lebih awal sebelum waktu interview. Pewawancara sering kali sudah siap sebelum janji temu.

Katakan yang Sebenarnya dan Jujur

Kebohongan dan hiperbola memang terlihat indah di awal. Akan tetapi dua hal tadi adalah bom waktu yang siap membunuh karir profesional Anda dan mengancam keberlanjutan perusahaan. Jadi, selalu katakan yang sebenarnya, jujur, dan tidak berlebihan.

Dengarkan Baik-baik Pewawancara

Pastikan Anda memahami pertanyaan tim rekrutmen. Jika tidak, mintalah klarifikasi, atau nyatakan kembali dengan kata-kata Anda sendiri. Jawab dengan lengkap dan singkat. Tetap pada subjek yang ada.

Bersiaplah untuk Pertanyaan Pribadi

Beberapa wawancara kerja bisa melewati batas privasi Anda, baik secara sengaja atau tidak sengaja.

Bagi tim rekrutmen, sejumlah pertanyaan bisa dianggap sebagai tindakan background check saja. Akan tetapi, bisa jadi bagi Anda pertanyaan itu melewati batas privasi.

Salah satu bentuk antisipasi yang bisa dilakukan fresh graduate adalah mengetahui pola dan jenis pertanyaan interview kerja terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan tenang dan logis.

Siapkan Beberapa Pertanyaan Anda Sendiri

Tidak ada yang salah dengan memiliki daftar pertanyaan dan pemikiran singkat mengenai perusahaan yang akan merekrut Anda. Hal tersebut justru menunjukkan bahwa Anda telah melakukan penelitian dan ingin tahu lebih banyak tentang perusahaan dan penempatan.

Jangan Malu jika Anda Ingin Tahu

Saat mendapatkan jawaban atas rasa ingin tahu, maka Anda akan mendapatkan pengalaman. Dari pengalaman itu, Anda akan menjadi lebih nyaman dalam proses wawancara di menit berikutnya.

Fokus

Kuasai dan kontrol diri sendiri agar bisa menunjukkan bahwa Anda adalah personal yang terampil dan mau belajar. Sebisa mungkin, jangan meminta maaf atas kurangnya pengalaman kerja Anda.

Dengan begitu, tim rekrutmen akan memahami kekuatan apa saja yang Anda kuasai dan sesuai untuk perusahaan.

Bawalah Alat Tulis dan Buku Catatan

Apabila tim rekrutmen tidak meminta Anda menulis, maka jangan menulis. Anda hanya cukup menjadi alat tulis dan buku catatan sebagai aksesoris.

Akan tetapi, segera setelah interview kerja selesai, tulislah sebanyak yang Anda ingat. Berbagai pertanyaan, kesan, pernyataan, dan emosi apa pun harus Anda tulis.

Tujuannya sebagai bahan evaluasi kedepannya. Tentu saja Anda harus aktivitas menulisnya dilakukan tanpa ketahuan tim rekrutmen atau di luar ruangan wawancara.

Perhatikan Sopan Santun

Tim rekrutmen adalah manusia yang butuh dihargai secara wajar. Para wakil perusahaan ini akan melihat bagaimana sopan santun Anda selama proses wawancara. Karenanya, selalu perhatikan bagaimana Anda mengekspresikan diri dengan tepat. Lakukan sopan santun secara wajar, humanis, dan tidak berlebihan.

Ucapan Terima Kasih

Interview kerja yang baik harus selalu diakhiri dengan ucapan terima kasih, baik dari tim rekrutmen dan juga Anda. Berikan ucapan terima kasih atas proses wawancara yang sudah dijalani. Jika memungkinkan, tegaskan kembali minat pada pekerjaan yang akan Anda isi. Langkah terakhir ini bisa membuat perbedaan. Jangan lupakan itu.

Related

Career 134140878197068877

Recent

item