Polisi Ungkap Motif Holywings Pakai Nama 'Muhammad' dan 'Maria' untuk Promosi

Polisi Ungkap Motif Holywings Pakai Nama 'Muhammad' dan 'Maria' untuk Promosi

Polisi mengungkap motif Holywings memakai nama 'Muhammad' dan 'Maria' dalam promosinya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pencantuman nama 'Muhammad' dan 'Maria' untuk menarik minat pengunjung karena penjualan masih di bawah target.

"Tadi kami sampaikan bahwa motif awal mereka buat konten ini untuk menarik minat para pengunjung terhadap outlet-outlet yang dianggap penjualannya masih di bawah target 60 persen," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto, saat jumpa pers.

"Namun demikian kita akan terus dalami motif lain kenapa," lanjutnya.

Budhi menjelaskan, belum ada bukti kalau promosi itu meningkatkan jumlah pengunjung.

"Iya jadi perlu diketahui, bahwa mereka memposting kalau tidak salah hari Rabu atau hari Kamis pagi. Untuk promosinya sendiri untuk hari Kamis malam. Memang ini belum terjadi karena memang kita sudah bergerak cepat, kita sudah menindaklanjuti informasi tersebut, sehingga kalau kita baca dari selebaran ataupun promo yang disampaikan itu. Itu berlaku untuk hari Kamis, berarti kemarin malam," ujar Budhi.

"Sementara mereka meng-upload hari Rabu malam. Nah, kami sudah datang ke kantor pusat HW itu Kamis pagi. Jadi sebelum ini terjadi kami sudah lakukan penindakan sehingga promosi tersebut tidak berjalan. Tapi tindak pidana sudah terjadi karena sudah meng-upload di media sosial itu sudah terjadi," imbuhnya.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan enam orang staf Holywings sebagai tersangka. Mereka dijerat pasal penistaan agama dan juga ujaran kebencian bernuansa SARA.

"Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings)," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Berikut keenam tersangka itu:

1. Pria inisial EJD (27) selaku creative director Holywings
2. Perempuan inisial NDP (36), selaku head team promotion
3. Pria inisial DAD (27), pembuat desain virtual
4. Perempuan inisial EA (22), tim admin media sosial
5. Perempuan inisial AAB (25), selaku socmed officer
6. Perempuan inisial AAM (25) selaku admin tim promo

Holywings Minta Maaf

Unggahan promosi itu disebar melalui akun Instagram resmi Holywings @holywingsindonesia & @holywingsbar pada Rabu (22/6). Holywings pun menyampaikan permintaan maaf usai promo yang bikin heboh itu. Holywings juga telah menghapus postingan promosi tersebut di akun Instagramnya.

"Holywings Indonesia dengan ketulusan yang mendalam meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi minuman beralkohol menggunakan nama 'MUHAMMAD' dan 'MARIA'," kata Manajemen Holywings Indonesia dalam keterangan kepada wartawan.

Holywings menyadari promosi tersebut telah menimbulkan kesan yang negatif. Manajemen Holywings berjanji akan bersikap kooperatif menjalani proses hukum yang sedang berjalan.

"Berdasarkan kejadian ini, team promosi Holywings Indonesia sejumlah 3 orang telah menjalani pemeriksaan 1x24 jam pada tanggal 23 Juni 2022 mulai dari jam 1 siang di kantor Polres Metro Jakarta Selatan dan memberikan barang bukti berupa 1 buah handphone, 1 buah laptop, & 1 buah PC komputer yang digunakan untuk kebutuhan promosi tersebut," imbuhnya.

Related

News 6612330584985742929

Ads

Topic

Recent

item