Babirusa, Hewan yang Tampak Kalem tapi Berbahaya

Babirusa, Hewan yang Tampak Kalem tapi Berbahaya

Naviri Magazine - Tak jauh beda dengan babi biasa, babirusa suka makan tumbuhan dan buah-buahan, kadang pula membelah kayu untuk mendapatkan larva lebah. Biasanya, babirusa berburu makanan pada malam hari, untuk menghindari serangan hewan buas.

Babirusa termasuk hewan soliter, dan mereka suka menyendiri. Namun, meski begitu, umumnya mereka hidup berkelompok dengan seekor induk betina dan pejantan yang paling kuat sebagai pemimpinnya. Mereka biasa berkeliaran dalam kelompok kecil, sambil mendengus-dengus rendah.

Penampilan babirusa terkesan kalem dan pemalu. Namun, jika merasa terancam, mereka juga bisa menjadi buas. Taringnya yang tajam bisa dijadikannya senjata untuk melawan musuh.

Mengapa babirusa terancam langka?

Makanan utama babirusa adalah tumbuhan dan buah-buahan. Ketika makanan mereka tak tercukupi di hutan, mereka akan merambah lahan pertanian atau perkebunan. Karena itulah, para petani dan peladang sering membunuh mereka.

Selain itu, babirusa juga banyak diburu untuk diambil dagingnya. Karena hal itu, hewan ini terancam langka.

Kemudian, laju perkembangbiakan babirusa tergolong rendah. Dalam setahun, babirusa betina hanya melahirkan satu kali, antara satu sampai dua ekor. Karenanya, perburuan yang kecil saja sudah dapat membahayakan populasi mereka. Kenyataan itu diperparah lagi dengan rusaknya habitat hewan tersebut.

Baca juga: Mengapa Kalajengking Mampu Tidak Makan Sampai Lama?

Related

Science 8624448776095486342

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item