Apakah Ada Kehidupan dan Makhluk Lain di Alam Semesta?

Apakah Ada Kehidupan dan Makhluk Lain di Alam Semesta?

Naviri Magazine - Sebagai penduduk planet Bumi, sebagian kita bertanya-tanya, apakah ada kehidupan lain di luar bumi? Pertanyaan itu menarik diajukan, karena Bumi hanyalah planet yang ukurannya tergolong kecil di tengah alam semesta yang sangat luas. Karenanya, jika di Bumi ada kehidupan dan makhluk-makhluk yang menghuninya, tentu tidak menutup kemungkian ada kehidupan lain di luar sana.

Pertanyaan itu pun sebenarnya bukan hal baru, karena sejak lama sudah banyak ilmuwan yang mencoba mempertanyakannya. Dari pertanyaan itu pula, lahir teori yang disebut Persamaan Drake atau Drake Equation.

Persamaan Drake 

Persamaan Drake (kadang-kadang disebut persamaan Green Bank atau rumus Green Bank) adalah persamaan yang digunakan untuk memperkirakan jumlah peradaban ekstraterestrial di galaksi Bima Sakti.

Rumus ini dimanfaatkan dalam bidang astrobiologi dan pencarian makhluk luar angkasa yang cerdas (SETI). Perhitungan ini dirancang oleh Frank Drake, Professor Emeritus dalam bidang Astronomi dan Astrofisika di University of California, Santa Cruz. Berikut ini rumusnya:

N = jumlah peradaban yang dapat dihubungi di galaksi kita

R* = tingkat rata-rata pembentukan bintang per tahun di galaksi kita

fp = pecahan bintang-bintang tersebut yang punya planet

ne = jumlah rata-rata planet yang dapat mendukung kehidupan per bintang yang punya planet

fl = pecahan planet yang bisa mengembangkan kehidupan

fi = pecahan planet yang bisa mengembangkan kehidupan cerdas

fc = pecahan peradaban yang telah mengembangkan teknologi untuk mengirim tanda ke luar angkasa

L= berapa lama peradaban itu bisa bertahan

Perkiraan hasil Persamaan Drake

Drake dan rekan-rekannya, pada tahun 1961 memperkirakan:

R* = 10/tahun (10 bintang terbentuk per tahun)

fp = 0,5 (setengah dari semua bintang akan punya planet)

ne = 2 (bintang dengan planet akan punya 2 planet yang mampu mendukung kehidupan)

fl = 1 (100% planet yang mampu mendukung kehidupan akan mengembangkan kehidupan)

fi = 0,01 (1% di antaranya merupakan kehidupan cerdas)

fc = 0,01 (1% di antaranya mampu mengembangkan teknologi untuk mengirim tanda ke luar angkasa)

L = 10.000 tahun

Maka N = 10 × 0.5 × 2 × 1 × 0.01 × 0.01 × 10,000 = 10.

Nilai R* ditentukan melalui data-data astronomi. fp kurang pasti, tetapi masih lebih pasti daripada angka-angka selanjutnya. Nilai ne didasarkan pada tata surya kita, dengan asumsi bahwa dua planet bisa mendukung kehidupan. Asumsi ini tidak konsisten dengan fl kecuali jika kita bisa menemukan kehidupan di Mars.

Selain itu, kemungkinan adanya kehidupan di bulan-bulan gas raksasa (seperti satelit Europa di Yupiter, atau bulan Titan di Saturnus) mengakibatkan ketidakpastian dalam perkiraan ini. Bukti geologis dari Bumi menunjukkan bahwa fl mungkin sangat tinggi.

Kehidupan di Bumi muncul bertepatan dengan berkembangnya keadaan yang dapat mendukung kehidupan. Sayangnya, bukti ini terlalu tertumpu pada Bumi, dan berat sebelah, karena sampel tidak dipilih secara acak. fi dan fc juga berat sebelah pada Bumi.

Saat ini, perkiraan dalam Persamaan Drake adalah:

R* = 7/tahun, fp = 0.5, ne = 2, fl = 0,33, fi = 0,01, fc = 0,01, dan L = 10.000 tahun
N = 7 × 0,5 × 2 × 0,33 × 0,01 × 0,01 × 10.000 = 2,31

Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada dua peradaban yang dapat dihubungi di galaksi kita, sementara peradaban yang tidak mencoba menghubungi ada lebih dari dua ratus.

Ternyata, Persamaan Drake menuai banyak kritik.

Kritik pertama yang dituai oleh teori ini adalah bahwa perhitungan ini hanya didasarkan pada rekaan, sehingga tidak bisa digunakan untuk menarik kesimpulan.

T.J. Nelson menyatakan bahwa, "Perhitungan Drake terdiri dari kemungkinan-kemungkinan yang digabung. Setiap faktor diperkirakan hanya antara 0 atau 1, sehingga hasilnya juga akan antara 0 hingga 1. Sayangnya, semua kemungkinan ini sepenuhnya tidak diketahui."

Bantahan lain yang muncul adalah bahwa Persamaan Drake mengasumsikan peradaban bangkit dan mati pada tata surya asal mereka. Sehingga, apabila kolonisasi antarbintang dapat dilakukan, asumsi ini menjadi tidak absah, dan perhitungan dinamika populasi yang akan digunakan.

Salah satu jawaban terhadap kritik-kritik di atas adalah bahwa Persamaan Drake tidak dimaksud ilmiah, tetapi ditujukan untuk merangsang pembicaraan mengenai topik tersebut. Memang, Drake pada awalnya merumuskan perhitungan ini sebagai agenda untuk perbincangan di konferensi Green Bank.

Baca juga: Misteri Penampakan UFO Berbentuk Oval di Langit California

Related

Science 6849565733557900668

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item